Beranda Nasional Tangani Krisis Perumahan, Inggris Bangun 17 Kota Baru

Tangani Krisis Perumahan, Inggris Bangun 17 Kota Baru

213
0
BERBAGI

Pemerintah Inggris berencana membangun 17 kota dan desa baru sebagai upaya menanggulangi krisis kebutuhan perumahan yang tengah melanda negara itu. Menteri Perencanaan Pembangunan Perumahan Inggris, Gavin Barwell, menuturkan bahwa sekitar 200 ribu rumah baru akan dibangun di kota-kota kecil yang terletak di wilayah Cumbira, bagian utara Inggris hingga Cornwall, ujung paling selatan Inggris.

Belakangan ini, pemerintah mengumumkan sudah memulai pembangunan tiga kota baru dengan sekitar 10 ribu rumah di dalamnya. Ketiga kota ini akan dibangun di dekat Kota Aylesbury, Taunton, dan Harlow. Sementara itu, pedesaan dan kota baru lainnya termasuk Bailrigg di Lancaster, Long Marston di Stratford-on-Avon, Welborne di Hampshire, dan Culm di Devon, masing-masing akan memiliki setidaknya 1.500 hingga 10.000 properti baru dengan harga terjangkau.

Melansir Reuters, Senin (2/1), jumlah pembangunan rumah ini masih menjadi bagian kecil dari jutaan rumah baru yang rencananya akan dibangun selama periode 2015 hingga 2020. Inggris dikenal sebagai negara yang memang memiliki kepadatan penduduk cukup tinggi. Namun, rakyat kesulitan mendapatkan tempat tinggal karena harga rumah di kota-kota besar, seperti London, terus meningkat.

Sementara itu, pengembang mengeluhkan kurangnya lahan yang tersedia. Mereka juga mengeluhkan hukum perencananan pembangunan yang terlalu ketat. Undang-undang perencanaan pembangunan melarang setiap pengembang membangun perumahan di wilayah “sabuk hijau” di sekitar kota sehingga mendorong dewan pemerintahan lokal untuk memblokade rencana pembangunan.

Guna mengatasi krisis perumahan ini, pemerintah juga berencana melonggarkan aturan yang membatasi pembangunan perumahan dan menyebut akan menggelontorkan dana sebesar 7,4 juta pound sterling atau setara Rp122,7 juta untuk membantu pembangunan.

LOGIN untuk mengomentari.