Beranda Nasional Warga Protes, 14 Makam di Bukit Laguna Sei Beduk Dipindah secara Diam-diam

Warga Protes, 14 Makam di Bukit Laguna Sei Beduk Dipindah secara Diam-diam

270
0
BERBAGI

tanjungpinang pos – Warga Pancur Kelurahan Duriangkang, Sei Beduk protes terkait pemindahan makam yang berada di dekat Perumahan Bukit Laguna, Tanjung Piayu secara diam-diam. Protes pemindahan 14 unit makam dari 40 unit pemakaman yang di lokasi Padahal sebelumnya sudah terjadi kesepakatan antara warga dan pihak pengembang serta pihak kecamatan bahwa tidak ada aktivitas di atas lahan makam baik pemindahan atau penambahan makam maupun pemerataan lahan.

Firdaus warga Pancur Kelurahan Duriangkang mengaku baru tahu adanya pemindahan makam itu minggu lalu Saat mengecek ke lokasi ditemukan ada 14 dari sekitar 40 makam di tempat tersebut yang sudah dipindahkan ke tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Bagan secara diam-diam tanpa diketahui warga sekitar. ” Yang lebih parahnya lagi bekas penggalian makam malah dibiarkan menganga begitu saja karena tidak ditutup kembali,” ungkapnya, kemarin.

Sementara Camat Seibeduk Taufik Riyandi membenarkan adanya pemindahan makam itu Ia juga mengakui kaget saat mendapatkan informasi dari warga bahwa sudah ada makam yang sudah dipindahkan ke TPU Kampung Bagan. ” Terus terang ini tanpa sepengetahuan kami Karena sebelumnya sudah ada kesepakatan bersama pihak pengembang bahwa tidak akan ada aktivitas di atas lahan makam. Lagi pula secara diam-diam Berarti adanya pemindahan ini, seolah-olah kesepakatan itu tak ada gunanya,” kesal Taufik saat dihubungi.

Lanjut Taufik untuk mengantisipasi terjadinya keresahan di masyarakat pihak Kecamatan pun langsung mempertemukan para tokoh masyarakat serta pengembang dan pihak terkait. Pertemuan itu dilakukan di Kantor Lurah Tanjungpiayu dan bertujuan untuk menelusuri pihak yang melakukan pemindahan makam.

Dari hasil pertemuan tersebut diketahui adanya pihak ahli waris yang menyuruh penggali kubur untuk memindahkan makam-makam tersebut. Menindaklanjuti pertemuan itu pihak Kecamatan akan memanggil belasan ahli waris untuk mengetahui alasannya memindahkan makam.

sebagian lahan pemakaman itu merupakan lahan status quo atau lahan tak jelas Warga juga meminta kepada pihak pengembang agar dihibahkan kepada warga sekitar Namun pihak pengembang tak mau sebab sebagian tanah itu ditempati makam.

” Memang sebagian lahan makam itu lahan status quo Dan ada juga memang lahan pihak pengembang Tapi warga meminta kepada pihak pengembang agar lahan tersebut dihibahkan namun pengembangnya tak mau,” ujar Siswandi saat dihubungi