in

Abu Laot: Jika Wilayah Timur Kompak Hana Payah Roeh Awak Laen

Umi-umi sedang menyimak pidato H. Saifannur, calon bupati Bireuen nomor urut 6 di Jangka (7/1)

ACEHTREND.CO, Bireuen – Abu Laot atau A Bakar Jalil (57), Panglima Laot Wilayah Jangka mengajak seluruh warga di Jangka dan umumnya rakyat di wilayah Timur Bireuen untuk kompak memilih pasangan H. Saifannur – Muzakkar A Gani dengan nomor urut 6 menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bireuen periode 2017-2022.

“Bak tanggai 15 buleun dua, mandum tanyo ta pileh nomor 6, Insya Allah meunyo wilayah timu kompak tanyo meunang, hana payah roeh gob laen, (pada tanggal 15 Februari kita pilih nomor urut 6, Insya Allah kalau pemilih di wilayah timur Bireuen kompak kita menang),”
sebutnya di Alue Ue, Kecamatan Jangka, Sabtu (7/1).

Dihadapan sekitar delapan ratus warga, Abu Laot menjelaskan alasan pentingnya memilih Haji Saifan. Selain alasan sebagai putra daerah, haji Saifan juga dinilai cakap dan berpengalaman dalam bidang yang berkaiatan dengan pembangunan, apalagi didukung oleh wakil yang juga sangat memahami birokrasi.

Abu Laot berharap jika pasangan nomor urut 6 terpilih dapat menangani Kuala Jangka. “Lebih utama lagi kita berharap agar Haji Saifan dapat menegerikan Al Muslim,” katanya penuh semangat.

Abu Laot lalu mengajak kepada warga yang sudah mendukung kandidat lain untuk kembali mendukung H. Saifannur – Muzakkar A Gani. “Bagi yang ka leuh gisa, alhamdulillah,” sebutnya.

H. Saifannur dalam pidato politiknya kembali memaparkan visi dan misinya jika terpilih menjadi Bupati Bireuen. Haji Saifan juga berkisah tentang perjuangannya di jalur hukum hingga diputuskan oleh Mahkamah Agung yang akhirnya membuat dirinya bisa kembali menjadi calon. “Ini semua berkat doa masyarakat, sebutnya.

H. Saifannur juga menjelaskan sikapnya jika terpilih jadi Bupati. Pertama ia berjanji tidak akan membuat rakyat susah dengan jabatannya sebagai bupati. “Saya masih seperti yang dulu, tidak akan tampil elitis,” katanya dalam bahasa Aceh.

“Bila saya terpilih, Kadis Pertanian kita lantik di sawah, kadis perikanan kita lantik di tambak, kadis yang berkaitan dengan agama kita lantik di mesjid,” sebutnya dengan mengatakan tidak perlu ada perilaku sodor amplop untuk menjadi kadis. “Siapa yang memang pas dibidangnya langsung kita pilih,” katanya. []

Komentar

What do you think?

Written by virgo

Percepatan Pelayanan Perizinan Diharapkan Mampu Dongkrak Investasi

Oesman Sapta Odang: Saya Hanya Pimimpin Hanura Satu Priode .