in

Akibat Bentrok Dua Fakutas Mahasiswa Unri Diliburkan

Tanjungpinang pos – Bentrokan mahasiswa antara dua fakultas di Universitas Riau Kota Pekanbaru pada Kamis (5/10) malam membuat suasana di perguruan tinggi negeri tersebut masih mencekam. Hingga tengah malam sekitar pukul 00.35 WIB, ratusan personel kepolisian gabungan masih terlihat bersiaga di kampus Fisip dan Tehnik Universitas Riau (UR), Jumat (6/10).

Menjelang dini hari Jumat (6/10/17) tercapai kesepakatan damai untuk mengakhiri bentrok ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) dan Fakultas Teknik (FT) Universitas Riau (UR) yang pecah sejak sore. Kesepakatan damai tercapai setelah dilakukan mediasi secara marathon dengan penengah Pembantu Rektor III Suprianto dan Pembantu III Dekan FT Afrijal Aziz. Sementara dari pihak mahasiswa yang bertikai ada tiga yang menandatangani. Mereka adalah Gevrazy Algi Irsatu Ikram dan Wahyu.

Pemicu bentrok diduga dari hal sepele. Hal itu setelah digelarnya acara wisuda. Kemudian beberapa mahasiswa yang wisuda melakukan konvoi. Entah apa sebabnya mahasiswa Fakultas Fisip merasa terganggu dengan kebisingan sepeda motor mahasiswa Tehnik. Sehingga terjadi awalnya adu mulut dan perkelahian. Dua kubu ini saling serang dengan lempar batu dan membawa kayu.

Beberapa orang terluka akibat bentrokan itu. Ada yang mengalami luka dibagian kepala dan lebam-lebam. Korban terluka dilarikan ke rumah sakti yang ada di wilayah Kecamatan Tampan. Puncak bentrok ini sekitar pukul 20.30 WIB. Ratusan mahasiswa saling serang dan melempar. Pihak kepolisian langsung berupaya melakukan pengamanan. Mayoritas polisi berbaju dinas dan sebagian berpakaian sipil.

Bahkan kedua kubu juga terlihat membakar kayu yang ada disekitar kampus. Pihak keamanan kampus sekuriti tidak sanggup mengamankan bentrokan tersebut tanpa bantuan polisi. Sebab kedua kubu ini saling emosi yang tak terkendalikan. Bentrokan pecah hingga malam yang membuat situasi kampus UR mencekam.

Namun setelah bentrok ini kedua kubu ini akhirnya membuat surat pernyataan berdamai. Isi kesepatan yang ditulis tangan tersebut cukup singkat yaitu kedua belah pihak sepakat mengakhiri masalah yang terjadi dengan damai secara bersama-sama.

Sementara itu untuk mengantisipasi adanya gesekan susulan antar mahasiswa pihak UR memutuskan meliburkan kedua fakultas sampai situasi dinyatakan benar-benar kondusif.

What do you think?

Written by Julliana Elora

Semen Padang vs Madura United: Optimisme di Tangan Delfi

Jalan Padangaro-Abai Ancam Keselamatan