in

Film PKI Baru Yang Lebih Kekinian dan Milenial

tanjungpinang pos – Presiden Joko Widodo angkat bicara soal wacana pemutaran Film G30S jelang akhir September. Menurut Jokowi film sejarah semacam ini penting terlebih bila dibuat sesuai milenial seperti sekarang ini. termasuk film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Hanya saja Jokowi menilai perlu ada film baru bertema PKI agar lebih dapat diterima generasi milenial.

Pegiat Insititute Criminal and Justice Reform (ICJR) Erasmus Napitupulu menanyakan maksud pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta peristiwa Gerakan 30 September dibuat film dengan versi terbaru. Menurutnya, film yang dimaksud bisa dibuat apabila pemerintah mendapati temuan baru dalam Tragedi 1965. “Kalau kita masih belum bisa menemukan konteks dan fakta baru terkait peristiwa ’65 itu, untuk apa membuat film versi baru tentang G30S,” kata Erasmus di Gedung Ombudsman RI Kuningan Jakarta Selasa (19/8).

“Tapi untuk anak-anak milenial yang sekarang tentu saja mestinya dibuatkan lagi film yang bisa masuk ke mereka. Biar mereka paham bahaya komunisme biar tahu juga mengenai PKI,” Presiden melanjutkan. Tujuannya agar generasi milenial mengetahui PKI dan bahaya komunisme.

Jokowi ingin ke depan banyak film sejarah yang dibuat oleh para sinemas Indonesia. Film ini tentu harus dikemas secara kekinian agar pas dan mudah dicerna masyarakat generasi saat ini. “Lebih baik kalau ada versi yang paling baru. Agar lebih kekinian bisa masuk ke generasi-generasi milenial,” Jokowi menambahkan.

film berjudul Pengkhianatan G30S/PKI wajib ditayangkan televisi nasional setiap malam 30 September. Saat itu tidak ada pilihan tayangan lain di semua stasiun televisi. Film tersebut tayang pukul 19.30 WIB selepas Berita Nasional TVRI. Lalu berhenti sekitar 30 menit, dipotong Dunia Dalam Berita. Kemudian dilanjutkan lagi hingga total durasinya 4 jam 30 menit.

What do you think?

Written by Julliana Elora

Lomba Pocil Rayakan HUT Lantas

Kebakaran Di Inhil