Beranda Nasional Gagalkan Perompakan, Tujuh Prajurit Terima Penghargaan

Gagalkan Perompakan, Tujuh Prajurit Terima Penghargaan

610
0
BERBAGI
PENGHARGAAN: Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma S Irawan memberikan penghargaan kepada tujuh prajurit, Kamis (29/12). F-ISTIMEWA/LANTAMAL IV TANJUNGPINANG

Tanjungpinang – Keringat 7 prajurit Lantamal IV Tanjungpinang yang berhasil mengagalkan aksi perompakan kapal di Selat Malaka, Senin (26/12) lalu, dibalas. Kamis (29/12), ketujuh prajurit yang tergabung dalam Unit I Jatanras Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV menerima penghargaan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama (Laksma) S Irawan di Mako Lantamal IV Tanjungpinang.

Ketujuh prajurit yang telah berjasa itu adalah Mayor Laut (T) Rudi Amiruddin sebagai komandan tim yang beranggotakan Letda Marinir Achmad Juaini, Sertu Marinir M. Arif Najib, Serda Marinir Toni Andi, Kopda Marinir Tunggal Susanto, Pratu Marinir Ledi Susanto, Pratu Marinir Eko Wicaksono.

Danlantamal IV Laksma S Irawan mengatakan, dunia internasional telah melakukan publikasi yang sangat menyudutkan Indonesia beberapa tahun lalu.

Waktu itu, diakui banyak sekali aksi perompakan di Selat Malaka, Selat Singapura dan perairan kerja Lantamal IV.

Dasar itu, kata Danlantamal, Indonesia perlu menunjukkan eksistensi di dunia internasional. Antara lain membentuk satuan atau unit reaksi cepat untuk menumpas dan memberantas kejahatan di laut.

”Akhirnya dibentuklah tim WFQR,” jelasnya.

Beberapa tahun belakangan, Danlantamal menyebut, kinerja Tim WFQR telah menunjukkan hasil. Berdasarkan data International Maritime Bureau (IMB) dirilis penurunan angka kejahatan di Selat Malaka, Selat Singapura dan perairan wilayah kerja Lantamal IV.

Beberapa keberhasilan yang sangat menonjol sejak terbentuknya tim WFQR diantaranya penangkapan pelaku perompakan MT Orkhim Harmoni, penangkapan pelaku penyelundupan psikotropika, penangkapan MT Mascot II bermuatan HSD, penangkapan perompak dan transfer BBM Siphoning MT Joaquim dan MT Kharisma 9, penemuan dan penangkapan MT Vier Harmoni dan terakhir adalah penangkapan sindikat perompak yang biasa beraksi di Selat Malaka.

Keberhasilan itu diapresiasi. Danlantamal pun mengucapkan terima kasih dan memberi penghargaan kepada tim WFQR atas prestasi yang telah dicapai selama ini.

Tak lupa, Danlantamal mengimbau agar seluruh prajurit TNI AL wilayah Kepri untuk terus memberikan pengabdian terbaik untuk TNI AL.

”Jangan pernah puas dengan apa yang telah kita capai selama ini. Tingkatkan terus prestasi yang telah dicapai dan kibarkan terus bendera,” ujarnya. (cr27)