in

Gonzales Bawa Arema Juarai Piala Presiden 2017

Pesepak bola Arema FC Cristian Gonzales melakukan sujud usai berhasil mencetak gol ke gawang Pusamania Borneo FC dalam final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/3). ( ant/Sigid Kurniawan

Cibinong, Bogor ( Berita ) : Penampilan gemilang Cristian Gonzales membawa Arema FC menjadi juara Piala Presiden 2017 setelah menundukkan Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan skor 5-1 dalam laga final di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu [12/3] malam.
Penyerang Arema berusia 40 tahun itu membuat tiga gol bagi tim berjuluk Singo Edan, masing-masing pada menit ke-42, 52 dan 63. Dua gol Arema lainnya diciptakan Hanif Sjahbandi pada menit 30 dan bunuh diri Michael Orah pada menit 37. Satu-satunya gol tim PBFC diciptakan Filry Apriansyah di menit ke-68. Dengan catatan gol tersebut, Gonzales sudah menorehkan 11 gol di Piala Presiden 2017 dan menjadi pemain tersubur sepanjang turnamen.

Dalam laga yang disaksikan langsung 20.068 penonton itu, Pusamania Borneo FC sendiri tampil menekan sejak awal pertandingan. Hasilnya, di menit kelima, Rifal Lastori sempat lolos dari penjagaan pemain belakang Arema dan berhadapan dengan Kurnia Meiga.

Tendangan Rifal berhasil ditepis oleh Kurnia Meiga. Bola pantulan kemudian disambar Reinaldo, tetapi lagi-lagi Meiga berhasil mengamankan gawangnya dari kebobolan.

Arema berbalik mengancam sebelas menit kemudian. Fellipe Bertoldo menyisir sisi kanan pertahanan PBFC dan melepaskan umpan silang yang disambut Cristian Gonzales. Akan tetapi, tendangan Gonzales masih melambung. Pada menit ke-27, tim Pesut Etam terpaksa menarik keluar pemain bertahan Yamashita Kunihiro karena cedera akibat berbenturandan menggantinya dengan Firli Apriansyah.

Keluarnya Yamashita ternyata berbuntut panjang. Tiga menit usai pemain Jepang tersebut diganti, Hanif Sjahbandi berhasil menorehkan namanya di papan skor setelah mengonversi bola liar hasil di depan gawang Wawan Hendrawan.

Pada menit ke-37, pemain belakang PBFC Michael Orah membuat gol bunuh diri. Ketika dibayang-bayangi Gonzales di zona pertahanannya, Michael memberikan “back pass” kepada Wawan. Sayangnya, bola bergulir terlampau cepat, tidak dapat dijangkau kiper dan bergulir mulus masuk ke gawang.

Kesalahan kembali dilakukan bek PBFC lima menit setelahnya, tetapi kali ini dilakukan Dirkir Glay. Di sekitar kotak penaltinya sendiri, dia memberikan umpan tanggung kepada Wawan Hendrawan. Bola kemudian disambar Cristian Gonzales yang seolah tanpa kesulitan menendang bola ke gawang, membuat kedudukan 3-0 untuk Arema.

Pada babak kedua, Arema melakukan pergantian pemain. Dendi Santoso dan Ferry Aman Saragih masuk menggantikan Nasir serta Hanif Sjahbandi. Anak-anak asuh Aji Santoso terus menekan pertahanan PBFC.

Hasilnya, pada menit ke-52, Esteban Viscarra berhasil mengirimkan umpan terobosan yang berhasil diselesaikan dengan sangat baik oleh Cristian Gonzales, mengarahkan bola ke sela kaki kiper PBFC, Wawan Hendrawan.

Sebelas menit setelahnya, Viscarra kembali menjadi arsitek gol Arema. Dia mengirimkan umpan ke Gonzales yang langsung menendang bola ke pojok kanan gawang PBFC, membuat kedudukan menjadi 5-0 untuk Arema.

PBFC berusaha keras mengurangi selisih gol dengan beberapa kali melakukan serangan. Hasilnya, Firli Apriansyah, pemain yang masuk menggantikan Yamashita Kunihiro, berhasil menanduk bola masuk ke gawang Kurnia Meiga di menit ke-68.

Sebagai juara, Arema FC berhak atas trofi bergilir Piala Presiden dan hadiah uang sebesar Rp 3 miliar, sementara PBFC berada di posisi kedua mendapatkan hadiah uang sebesar Rp2 miliar.

Cetak 11 Gol

Pemain gaek Arema FC Cristian Gonzales dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak turnamen pramusim Piala Presiden 2017 setelah mampu mengemas 11 gol atau jauh meninggalkan pemain di bawahnya, Marcel Sacramento, dari Semen Padang dengan enam gol.

Kepastian pemain naturalisasi untuk mendapatkan sepatu emas ini setelah dalam dua pertandingan terakhir mampu mengemas lima gol dan tiga di antaranya dicetak saat pertandingan final melawan Pusamania Borneo FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar, Minggu [12/3].

Bagi Gonzales, apa yang diraih pada turnamen Piala Presiden 2017 adalah hal yang luar biasa karena saat ini usianya sudah tidak muda lagi, yaitu berusia 40 tahun. Meski sudah berkepala empat, kemampuan pemain kelahiran Montevideo, Uruguay, pantas menjadi panutan bagi pemain lainnya.

Suami dari Eva Gonzales ini pada pertandingan final turnamen dengan hadiah utama Rp 3 miliar terbilang konsisten sejak awal. Bahkan, setiap gerakannya selalu sulit dipatahkan oleh pemain lawan. Kondisi ini membuat terus terjadi hingga final.

Hal yang paling fenomenal terjadi saat pertandingan semifinal antara Arema FC dan Semen Padang. Meski sudah tertinggal 0-2, Gonzales menjadi momok yang menakutkan bagi lawan. Terbukti, lima gol mampu dilesatkan ke gawang tim yang berjuluk Kabau Sirah itu dan membawa Arema ke final.

Dengan menjadi pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2017, Cristian Gonzales berhak mendapatkan trofi dan uang tunai sebesar Rp100 juta. Bagi Arema FC, apa yang diraih oleh Cristian Gonzales ini melengkapi prestasi juara sebelumnya diraih, yaitu menjadi juara Piala Presiden 2017 setelah di partai final menang atas Pusamania Borneo FC dengan skor 5-1. (ant )

What do you think?

Written by virgo

Musrenbang Tingkat Kota Digelar Rabu

Ribuan Warga Antusias Ikuti Car Free Day 2017