

Hujan lebat tiga jam, sejumlah permukiman dan jalan di Palembang tergenang air
Minggu, 5 April 2026 21:28 WIB

Palembang (ANTARA) – Sejumlah ruas jalan protokol dan beberapa kawasan permukiman penduduk di Kota Palembang, Sumatera Selatan, tergenang air hujan hingga 30 sentimeter lebih akibat hujan lebat yang berlangsung sekitar tiga jam pada Minggu siang hingga sore hari.
Hujan lebat di Kota Palembang yang berlangsung cukup lama itu mengakibatkan drainase, kolam retensi, dan anak Sungai Musi meluap dan menggenangi beberapa lokasi permukiman penduduk serta ruas jalan protokol.
Kawasan permukiman penduduk yang tergenang, di antaranya kawasan Sekip Bendung, Angkatan 66, Mayor Ruslan, Dwikora, dan kawasan permukiman belakang kampus lama UIN Raden Fattah Palembang.
Kemudian beberapa ruas jalan protokol, seperti di kawasan Soekarno Hatta, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II KM 11, Jalan Jepang Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kolonel Barlian, Basuki Rahmad, R Sukamto, Demang Lebar Daun, Jalan Mayor Ruslan, dan Bay Salim.
Banjir yang menggenangi beberapa kawasan permukiman, dan sejumlah ruas jalan protokol tersebut mengakibatkan arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang, dan tidak sedikit kendaraan roda dua dan empat mogok, karena mesin kemasukan air.
Faizah Khairunnisa salah seorang warga kawasan permukiman Sekip Ujung Palembang mengatakan hujan yang turun cukup deras dan lama pada pekan pertama April 2026 ini menggenangi akses jalan menuju ke tempat tinggalnya.
Genangan air hujan tersebut biasa terjadi setiap turun hujan lebat cukup lama, kondisi ini diharapkan bisa segera diatasi Pemerintah Kota Palembang.
“Kami berharap kepada Pemkot Palembang membuat program pengendalian banjir yang lebih baik, sehingga pada saat hujan lebat turun tidak menimbulkan genangan air di mana-mana,” ujar warga.
Sementara sebelumnya Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan pihaknya menyiapkan satuan tugas (satgas) banjir untuk menghadapi hujan dengan intensitas curah tinggi yang berpotensi menimbulkan genangan air di sejumlah kawasan permukiman penduduk dan jalan protokol.
“Satgas yang beranggotakan gabungan organisasi perangkat daerah (OPD) siap bergerak cepat mengatasi genangan air di sejumlah lokasi yang telah dipetakan rawan banjir ketika hujan lebat lebih dari satu jam,” ujar Wali Kota Ratu Dewa.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026