in

Kesenjangan Perguruan Tinggi dan Dunia Kerja Masih Tinggi

JAKARTA – Lulusan pendidikan tinggi belum menjadi jaminan bisa memasuki pasar kerja dan dunia industri. Hal ini antara lain diakibatkan masih adanya kesenjangan kompetensi maupun ketidaksesuaian dengan kebutuhan pasar kerja. Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Asep Saefuddin, mengatakan kesenjangan itu muncul karena secara umum masih banyak lulusan perguruan tinggi yang belum sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

Kondisi itulah yang membuat rektor Universitas Trilogi ini melakukan optimalisasi peran alumni kampus yang telah banyak bekerja di perusahaan swasta maupun instansi pemerintah untuk menjembatani kesenjangan tersebut. “Kami terus menjembatani kesenjangan, itu kenapa peran para alumni dioptimalkan,” kata Asep saat membuka Kongres Ikatan Keluarga Alumni STEKPI/ Universitas Trilogi, di Jakarta, Selasa (1/8).

Tidak hanya membantu para juniornya dalam mendapatkan informasi lowongan pekerjaan, para alumni juga aktif memberikan masukan kepada pihak kampus terkait kompetensi yang tengah sangat dibutuhkan di pasar kerja. “Alhasil, sekitar 90 persen lulusan kami sebelum lulus sudah diserap dunia kerja, dan tidak menganggur,” ucap Asep.

Ia menegaskan, kampus di era ini tidak mungkin berkembang dengan baik tanpa keterlibatan ikatan alumni. “Kampus tak akan berkembang dengan baik jika tidak ada ikatan alumni. Karena itu, civitas akademika trilogi memutuskan agar ada musyawarah ikatan alumni,” pungkasnya. cit/E-3

What do you think?

Written by virgo

Setengah Hati Melindungi Novel Baswedan

Siswa RI Raih Medali Emas Olimpiade Matematika