in

Kinerja PT BPR Lengayang, Kredit Tumbuh 18 Persen dan Laba Naik 30 Persen

Dari kanan ke kiri: Sofyan Sara (Komut), M Fatsy Tanjung (Dirut), Aflina (Direktur) dan Agustapria (Komisaris).

PT BPR Lengayang terus memperlihatkan kinerja terbaik dari tahun ke tahun. Kali ini tak saja kuantitas usaha yang kian meningkat, kualitas usahanya pun kian membaik.

Seluruh target yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank mampu dicapai bahkan sebagian besar terlampaui target. Mulai dari Asset, realisasi Kredit, Dana Pihak Ketiga, Laba Bersih Usaha berjalan, Non Perfomance Loan, Return on Asset, intermediasi hingga ke ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO).

“Alhamdulillah di tahun 2022 kita berhasil mencatatkan kinerja terbaik. Total asset tercapai Rp 66,88 Miliar, realisasi Kredit sebanyak Rp 56,45 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 48,03 dan Laba Bersih Usaha sebesar Rp 1,15 Miliar atau bertumbuh 29,21 persen secara year on year. Begitu juga dengan ratio keuangan. Non Perfomance Loan kinan mengecil menjadi 1,87 persen, Return on Asset meningkat menjasi 2,36 persen dan BOPO menurun menjadi 85,91 persen. Semua capaian ini berada di atas target yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB)”, ujar Direktur Utama PT BPR Lengayang M Fatsy Tanjung yang didampingi Komisaris Utama Sofyan Sara, Senin (13/2).

Menurut Fatsy, secara kinerja pertumbuhan usaha PT BPR Lengayang di tahun 2022 terbilang tinggi. Selain berhasil melampui target, rerata pertumbuhan usaha juga tercapai double digit. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada realisasi Kredit dan realisasi laba bersih usaha. Kredit bertumbuh hampir 20 persen sedangkan laba bersih usaha berjalan bertumbuh hampir 30 persen.

Asset, Dana dan Biaya

Dari audit yang dilakukan akuntan public Bustaman, Ezeddin & Prutranto tercatat total asset PT BPR Lengayang tahun 2022 sebesar Rp 66,88 Miliar atau meningkat sebesar Rp 10,43 Miliar secara y-o-y. Realisasi asset ini secara year on year bertumbuh 18,47 persen year dan tercapai 110,49 persen dari target yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank.

Bertumbuh hampir 20 persennya realisasi asset ini terjadi karena membaiknya kinerja dana dan kredit. Total Dana Pihak Ketiga yang mampu dihimpun sepanjang tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 48,03 Miliar. Realisasi Dana Pihak Ketiga ini juga meningkat sebesar Rp 7,63 Miliar dibandingkan DPK tahun 2021 yang lalu. Selain meningkat, capaian Dana Pihak Ketiga ini juga bertumbuh 9,78 persen secara year on year dan tercapai 106,23 persen dari target RBB.

“Dari dua produk penghimpun dana yang kita miliki, keduanya sama sama menghasilkan kinerja positif (bertumbuh-red)”, ujar Fatsy.

Hingga akhir Desember 2022 tercatat total dana tabungan yang mampu dihimpun sebanyak Rp 23,45 Miliar atau tumbuh sebesar 10,24 persen secara year on year. Begitu juga dengan dana deposito. Hingga 31 Desember 2022 tercatat total dana Deposito sebanyak Rp 24,58 Miliar atau tumbuh sebesar 9,34 persen secara year on year.

Bertumbuhnya dana tentulah berbanding lurus dengan besaran beban. Beban dana atau beban bunga kontraktual yang musti ditanggung PT BPR Lengayang hingga akhir tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 2,16 Miliar. Beban dana ini bertumbuh sebesar 6,93 persen jika dibandingkan beban dana tahun 2021 yang lalu.

“Dari sisi dana dan beban, kita masih relatif bagus. Indikatornya sederhana saja, pertumbuhan dana jauh melampui pertumbuhan beban bunga. Dana bertumbuh hampir double digit (9,78 persen-red) sementara beban dana hanya single digit (6,93) persen,” tegas Fatsy.

Kredit dan Pendapatan

Kalau tadi kita bicara asset, Dana dan biaya kini kita kupas realisasi kredit dan pendapatan. Hingga akhir tahun 2022 tercatat total kredit yang mampu disalurkan sebesar Rp 50,47 Miliar. Realisasi kredit ini meningkat sebesar Rp 7,63 Miliar atau bertumbuh sebesar 17,81 persen secara year on year. Selain tumbuh double digit, realisasi Kredit ini juga tercapai 105,55 dari target yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank.

Berhasilnya manajemen PT BPR Lengayang melakukan ekspansi kredit tentulah berdampak positif pada peningkatan pendapatan. Baik pendapatan bunga maupun pendapatan lainnya. Per 31 Desember 2022 tercatat total pendapatan bunga sebesar Rp 9,25 Miliar atau tumbuh 13,49 persen secara year on year. Begitu juga dengan pendapatan lainnya yang tercapai sebesar Rp 611 juta.

“Secara akumulasi total pendapatan yang mampu kita bukukan sepanjang tahun 2022 tercatat sebesar Rp 9,86 Miliar. Realisasi ini meningkat dibandingkan tahun 2021 yang lalu”, ujar Fatsy.

Meningkatnya pendapatan dan relatif terkendalinya biaya membuat kinerja laba meninggi. Hingga 31 Desember 2022 tercatat Laba Bersih Usaha tahun berjalan sebesar Rp 1,15 Miliar. Realisasi laba ini bertumbuh 29,21 persen secara year on year. Peningkatan laba bersih tahun berjalan inilah kelak yang akan bermuara pada peningkatan devidel yiel yang akan terdistribusi pada pemegang saham. Diproyeksikan besaran deviden yiel sebesar 18,37 persen.

Kualitas Kredit, Intermediasi dan Efisiensi

Jika tadi kita bicara nominal (kuantitas) maka berikutnya kita melihat indikator atau ratio kinerja keuangan.

Tak berbeda dengan kuantitas, ratio kinerja keuangan PT BPR Lengayang tahun buku 2022 juga terbilang sangat bagus. Beberapa indicator utama mampu dicapai dengan sangat baik. Contoh, ratio kredit bermasalah atau Non Perfomance Loan. “Dari Rp 50,49 Miliar kredit yang disalurkan hanya 1,87 persen yang bermasalah. Ingat bermasalah tidak berarti macet ya”, ujar Fatsy.

Untuk intermediasi, PT BPR Lengayang juga terbilang relatif bagus. Loan to deposit ratio (LDR) tercapai 81,70 persen dan yang terpenting itu adalah pengendalian biaya.

Sepanjang tahun 2022 manajemen PT BPR Lengayang berhasil melakukan pengendalian biaya dengan baik dan efektif. Indikator ini bisa dilihat dari ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO). Per 31 Desember 2022 tercatat ratio BOPO kita adalah 85,91 persen. Realisasi BOPO ini terbilang bagus ditengah peningkatan asset dan peningkatan beban bunga serta beban operasional.

“Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terkhusus untuk team work dan nasabah setia kami. Terima kasih untuk dukungannya, semoga di tahun 2023 ini PT BPR Lengayang bisa jauh lebih baik lagi”, tukas Fatsy.(two)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Jalan Raya Pati Gembong Rusak Parah, DPUTR : Minggu ini Diperbaiki

Respons Wacana BIM Turun Kelas, Irman Gusman: Sumbar Jangan Pasrah Saja!