in

Mengenal Dodi, Wali Nagari Bukik Limbuku: Digitalisasi Pelayanan, Ekonomi

Wali Nagari Bukik Limbuku, Dodi bersama Ibunda Nurce serta istri Gustina, anak, Aryamarta menantu
dan cucu usai pelantikan wali nagari beberapa waktu
lalu.

Dipercaya masyarakat Nagari Bukik Limbuku, Kecamatan Harau, Dodi, terpilih kembali untuk memimpin nagari tersebut.

Unggul dari kandidat lainnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwanag) Serentak 2022 lalu, Dodi akan mengemban amanah untuk 6 tahun ke depan. Apa yang akan dipersembahkannya untuk nagari?

SEDERHANA, apa adanya, namun tetap tegas dan konsisten dalam kebijakan untuk membangun nagari, itulah sosok dari Dodi. Ia pun memiliki jaringan yang kuat, pandai bergaul, mampu berbaur dengan kalangan mana saja, sehingga dirinya kembali dipercaya oleh masyarakat sebagai Wali Nagari Bukik Limbuku.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada saya. Semoga saya tetap diberi kekuatan dan istiqamah dalam mengemban amanah ini,” kata Dodi, Wali Nagari Bukik Limbuku terpilh kepada Padang Ekspres, Kamis(7/7).

Lebih suka berbuat nyata ketimbang retorika, Dodi tidak menyampaikan mimpi-mimpi muluk untuk membangun Bukik Limbuku. Namun menurut suami, Gustina ini, tindakan nyata untuk membangun nagari perlu dukungan kuat semua elemen masyarakat. Artinya, keterlibatan semua pihak, persatuan dan kesatuan jadi kunci utama.

“Tak bisa kita pungkiri, adanya kompetisi dalam Pilwanag baru-baru ini menyebabkan adanya perbedaan pandangan dan pilihan. Namun sekarang, semua sudah usai, sekarang saatnya menyamakan pandangan dan kolaborasi membangun nagari,” jelasnya.

Rasa kekeluargaan yang masih kental, menjadi kekuatan nagari berpenduduk 1.474 jiwa tersebut. Berada di kecamatan yang menjadi pusat Ibu Kota Kabupaten Limapuluh Kota, Bukik Limbuku menjadi salah satu nagari yang masih terus berjuang untuk membenahi infrastrukturnya. Salah satu yang menjadi harapan Bukik Limbuku adalah jalan lingkar nagari.

“Nagari ini membutuhkan infrastruktur yang representatif. Jalan lingkar salah satu yang jadi perjuangan utama kami saat ini,” terangnya.

Sebab menurut wali nagari pilihan rakyat ini, jalan lingkar nagari menjadi sarana utama untuk mengembangkan tata pemukiman penduduk nagari sekaligus akses untuk pertanian masyarakat. Jika akses lancar, tentunya akan memudahkan masyarakat dalam aktivitasnya.

Nagari yang membentang dengan luas 4 kilometer persegi ini, juga akan bersinergi dan menyesuaikan arah kebijakan dengan arah kebijakan Kabupaten Limapuluh Kota. Mengembangkan sektor pertanian, pariwisata dan menyusun langkah strategis yang sejalan dengan Limapuluh Kota Madani.

Bergerak progresif menuju pelayanan optimal, Nagari Bukik Limbuku mempertegas untuk terus membenahi sumber daya manusia (SDM) guna mewujudkan nagari cerdas dan informatif melalui pemanfaatan teknologi informasi. Sehingga semua pelayanan publik jadi ringkas dan mudah lewat genggaman.

Era digitalisasi, hampir semua lini kehidupan mulai bergerak secara digital. Perangkat telepon pintar hampir sudah menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan sebagai alat yang memudahkan pekerjaan manusia. Sehingga pembangunan nagari juga harus bisa sejalan dengan kebutuhan.

Ke depannya, kata Dodi semua pelayanan nagari bisa lebih mudah. Masyarakat bisa dilayani dengan memaksimalkan dengan pemanfaatan teknologi informasi. Begitu juga dengan kemudahan pekerjaan di pemerintahan nagari. Tentunya Ini hanya bisa diwujudkan dengan bantuan perangkat nagari yang mampu menguasai pemanfaatan teknologi informasi. (***)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Ahli Teknik Mesin dari Jerman Kunjungi Pabrik Indarung I, PLTA Rasak Bungo

Pangeran Harry ajukan peninjauan kembali untuk perlindungan pribadi