in

Mitos Salah Tentang Aplikasi Android Yang Banyak Dipercaya Orang

Google mulai mengenalkan Android pada publik sejak tahun 2008 lalu. Artinya sudah 8 tahun Sistem operasi berbasis mobile ini mampu bertahan dan masih menjadi sistem operasi favorit banyak orang. Android memberikan hak leluasa untuk semua pihak yang ingin membantu dalam melakukan pengembangan sistem dari Android.

Tidak heran jika saat ini Android sudah berkembang dengan cepat. Nah ada beberapa mitos-mitos yang melekat di Android yang ternyata mitos-mitos tersebut tidak terbukti kebenaranya, berikut ulasan tentang mitos pada aplikasi Android yang tidak terbukti.

Banyak Malware Pada Aplikasi Android

Yang paling ditaktukan oleh para pengguna Android adalah masalah malware atau virus yang akan menyerang smartphone Android. Jika anda takut smartphone anda terkena malware, maka sebaiknya anda jangan pernah menginstall aplikasi-aplikasi yang bukan berasal dari Play Store, karena bisa saja aplikasi tersebut sudah disisipi virus, keylogger maupun malware sejenisnya. Lagi pula semua aplikasi yang ada di Play Store juga sudah pasti aman, karena sebelum google mempublish aplikasi tersebut pastinya Google akan melakukan pemeriksaan terhadap aplikasi tersebut. 

Membuat Aplikasi Android Itu Mudah      
  

                                                                          

Bagi orang-orang awam pasti mengira jika membuat aplikasi Android itu mudah. Karena ada beberapa website di internet yang menyediakan fitur untuk membuat aplikasi Android. Ada website apk generator yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi sederhana Android seperti website launcher, browser dan juga messenger. Kenyataanya itu hanya aplikasi yang sederhana dan sudah pasti tidak akan diminati oleh orang-orang karena sudah terlalu pasaran. Untuk bisa membuat aplikasi Android yang berkualitas, kita harus belajar coding bahasa pemrograman android yang sangat rumit.

Aplikasi Android Banyak Iklannya
 

Zaman dulu memang banyak aplikasi Android yang terdapat banyak iklan. Karena dulu proses verifikasi yang dilakukan oleh Google hanya seadanya. Tapi saat ini Google sudah melakukan sistem verifikasi yang membatasi banyak iklan yang terdapat pada sebuah aplikasi. Jadi sudah pasti jika aplikasi Android memuat banyak iklan akan ditolak oleh Google.

Aplikasi Android Boros Ram

 
Yang membuat ram sesak dan boros ram sebenarnya adalah bukan aplikasi Android, tetapi adalah karena sistem Android tersebut. Pastinya setiap vendor Android akan membuat UI khusus dan itulah yang membuat smartphone Android menjadi boros Ram. Vendor yang terkenal dengan UI yang berat adalah Xiaomi. Tak heran jika banyak pengguna Xiaomi yang memakai custom Rom agar tidak boros ram.

Baca Juga: Inilah Beberapa Alasan Kenapa Orang Mengalami Kegagalan

Aplikasi Android Selalu Ketinggalan Dengan iPhone

 

Mungkin anda selalu menganggap jika beberapa aplikasi yang populer saat ini awalnya hanya tersedia di iPhone. Nah karena alasan tersebut anda langsung beranggapan jika Aplikasi Android Selalu Ketinggalan Dengan iPhone. Padahal juga ada banyak aplikasi populer yang lebih dulu terdapat untuk Android sebelum di iOS seperti Game Legion of Heroes yang ada di Android.

What do you think?

Written by virgo

Gubernur minta pembangunan apartemen Jakabaring dimaksimalkan

Gubernur Ridho Lantik Satgas Saber Pungli Lampung