in

Ngobrol Bareng Legislator, Gunakan Media Sosial Secara Bijak

Peserta Ngobrol Bareng Legislator, Kerjasama Kementerian Kominfo, foto bersama dengan Anggota Komisi I DPR RI, Darizal Basir, dari Fraksi Partai Demokrat.(IST)

Kebebasan berekspresi serta menyatakan pendapat harus mendapat ruang di media sosial, namun hal itu harus dilakukan dengan tanggung jawab.

Media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Blog, saat ini telah menjadi wahana yang turut mewarnai wacana di ruang-ruang publik. Kerana media sosial dianggap lebih emansipatif dan egaliter, karena dapat langsung menyuarakan pandangan individu ke ranah publik.

“Namun demikian, media sosial harus digunakan dengan bijak agar tidak menimbulkan persoalan-persoalan negatif serta berujung dengan persoalan hukum. Dari itu berpikirlah sebelum berkomentar,” hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Darizal Basir, dari Fraksi Partai Demokrat, saat membuka kegiatan Ngobrol Bareng Legislator, bertempat di Hotel Triza Painan, Kamis (2/3).

Ngobrol Bareng Legislator Kementerian Kominfo dengan tema “Bijak Bermedia di Media Sosial,” itu diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan milenial baik secara offline maupun secara daring.

Dia menegaskan agar dalam bermedia sosial harus menghindari kata kasar dalam berkomentar yang bisa menyinggung perasaan orang lain. Serta juga menghindari informasi palsu, dan juga harus menghormati pendapat orang lain.

“Melalui media sosial masyarakat berlomba menjadi yang tercepat dalam membagi informasi di media sosial. Terkadang tanpa cek dan ricek. Yang viral dianggap sebagai sebuah kebenaran. Padahal belum tentu benar,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa sebagai sebuah budaya baru, kehadiran media sosial ibarat pedang bermata dua.

“Di satu sisi menimbulkan manfaat positif luar biasa, namun di sisi lain low-taste content yang membanjir melalui internet dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” ucapnya.

Ngobrol Bareng Legislator yang juga diikuti secara daring oleh ratusan peserta dengan moderator Suherman, SH, S.AP itu, juga mendatangkan dua orang narasumber.

Diantaranya, Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar, Noval Wiska, SIP, dan Hairunnas, SIP, MIP, Dosen Universitas Muhammadiyah Sumbar, secara offline, dan Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pengerapan. (yon)

What do you think?

Written by Julliana Elora

PN Jakpus Putuskan Pemilu 2024 Ditunda, KPU akan Ajukan Banding

Hoobastank hibur penggemar di ajang Summer Hype Festival Surabaya