in

Paul McCartney klarifikasi soap AI pada lagu terakhir The Beatles

Jakarta (ANTARA) – Pemetik bass band legendaris The Beatles Paul McCartney memberikan klarifikasi terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses penggarapan lagu yang disebut sebagai “lagu terakhir The Beatles”.

Paul McCartney dalam sebuah wawancara mengungkapkan bahwa The Beatles akan menghadirkan vokal John Lennon. Memanfaatkan AI, mereka memisahkan suara sang vokalis dari pita rekaman demo lagu lama kemudian menjernihkan vokal itu.

“Sangat menyenangkan melihat tanggapan yang begitu menarik untuk proyek Beatles kami yang akan datang. Tidak ada yang lebih bersemangat daripada kami untuk membagikan sesuatu kepada Anda di akhir tahun,” tulis Paul McCartney pada akun Twitternya dikutip dari People, Kamis (22/6) waktu setempat.

Baca juga: AI hidupkan lagi vokal John Lennon di lagu terakhir The Beatles

Paul McCartney kemudian menegaskan bahwa meskipun menggunakan AI, tidak ada yang artifisial dalam karya tersebut.

“Kami melihat banyak kebingungan dan spekulasi mengenai (lagu) itu. Kelihatannya banyak tebakan di luar sana. (Saya) tidak bisa mengatakan terlalu banyak saat ini tetapi untuk memperjelas, tidak ada yang dibuat secara artifisial atau sintetik,” Paul McCartney.

McCartney menjelaskan proyek lagu terakhir The Beatles dibuat dari beberapa rekaman para personil The Beatles dan telah melewati proses pengolahan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Dia belum mengungkapkan judul lagu yang akan dirilis pada akhir tahun nanti, tetapi, banyak dugaan bahwa lagu terakhir The Beatles yang dimaksud berjudul “Now and Then” yang ditulis John Lennon pada 1978.

“Now and Then” termasuk salah satu lagu demo dalam kaset berlabel “For Paul” yang dibuat Lennon sesaat sebelum kematiannya pada 1980. Kaset tersebut kemudian diberikan kepada McCartney melalui Yoko Ono, istri mendiang Lennon.

Ide Paul untuk menghadirkan vokal John pada proyek lagu barunya dengan memanfaatkan teknologi AI diilhami oleh film dokumenter bertajuk “The Beatles: Get Back” garapan sutradara Peter Jackson yang menampilkan proses pembuatan album “Let it Be” pada 1970.

Teknologi AI dimanfaatkan oleh Jackson untuk memisahkan dan menjernihkan rekaman vokal dan instrumen yang dihadirkan dalam dokumenter tersebut.

Baca juga: Paul McCartney ungkap rencana pensiun usai The Beatles bubar

Baca juga: Mengintip studio Abbey Road lewat dokumenter putri Paul McCartney

Baca juga: Peter Jackson garap film dokumenter “The Beatles: Get Back”

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2023

What do you think?

Written by Julliana Elora

Tur “DEWA 19 featuring ALL STARS” akan digelar di Kota Bandung

Hoaks! Messi berikan kaos tim ke Jokowi sebagai permintaan maaf