in

Pemerintah Aceh Berikan Bonus Kepada Pemenang STQ Nasional

Asisten II Setda Aceh, Drs. Syaiba Ibrahim menyerahkan Bonus kepada para Juara STQ Nasional XXIV Tahun 2017 di Tarakan Provinsi Kalimantan Utara, pada pengukuhan dan rapat kerja Lembaga pengembangan dan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh tahun 2017 di Aula UPTD PPQ Dinas Syariat Islam. Banda Aceh, 13/9/2017

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Pemerintah Aceh menyerahkan Bonus kepada Juara Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXIV yang di selenggarakan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada bulan Juli lalu.

Bonus berupa uang tersebut tersebut diserahkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Drs. Syaiba Ibrahim pada acara Pengukuhan dan Raker LPTQ Aceh Tahun 2017 di Aula LPTQ Aceh, Rabu (13/9/17).

Adapun para juara STQ yang menerima bonus tersebut yaitu, Arsyi Yallah ( Juara II cabang tahfidz 5 juz dan tilawah putra), Mauliza Juliantika (Juara II cabang tahfidz 20 juz dan tilawah putra), Hikmatul Husna (Juara harapan I cabang tahfidz 5 juz dan tilawah putri), dan Rifqah Lathifah ( Juara harapan III cabang tafsir bahasa arab putri).

Syaiba Ibrahim dalam sambutannya berharap bonus tersebut dapat meningkatkan semangat untuk semakin berprestasi pada event-event berikutnya.
“Kepada yang belum berhasil juara, kami pesankan agar tidak berkecil hati, teruslah giat berlatih agar ananda sekalian juga mampu mempersembahakan yang terbaik pada ajang musabaqah mendatang,” kata Syaiba.

Syaiba menargetkan, untuk Musabaqah Nasional yang akan dilaksanakan di Sumatera Utara tahun 2018, Aceh harus mendapat peringkat yang lebih tinggi dari sebelumnya.

“Kita harus bisa mendapatkan paling tidak peringkat ketiga dan meraih juara umum,” kata Syaiba.

Untuk itu ia berharap agar LPTQ Aceh dapat mempersiapkan dan berusaha semaksimal mungkin agar dapat meraih prestasi di ajang musabaqah nanti.
Pada kesempatan tersebut, Syaiba juga membuka Rapat Kerja LPTQ Aceh Tahun 2017, yang akan berlansung selama dua hari.

Pemerintah Aceh kata Syaiba akan mendukung sepenuhnya kegiatan  LPTQ Aceh untuk ‘pembumian’ Al-Quran ini.
“Karena itu, besar harapan saya agar Rapat Kerja ini benar-benar fokus kepada upaya untuk memecahkan masalah dan menyusun program yang efektif. Dengan demikian, LPTQ Aceh mampu menjadi suluh penerang dalam rangka memberikan pencerahan kepada umat tentang Al-Qur’an,” ujar Syaiba.
 

Komentar

What do you think?

Written by virgo

Konsultan Proyek Waduk Krueng Keureuto Tewas Tenggelam

Bantuan Kemanusiaan Indonesia Tiba Di Bangladesh