in

Pemuda Lengkiti Minta Kontestan Pilbup OKU , Jangan Terlalu Ceritakan Kesuksesan di Masa Lampau.

BP/IST
Sapriadi Syamsuddin SH MH

Baturaja, BP

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai hangat dengan kemunculan beberapa tokoh yang akan maju dalam Pilkada Serentak pada 9 Desember mendatang.

Ada beberapa nama yang muncul ke publik seperti Bupati OKU, Kuryana Aziz, yang kembali maju dalam pilkada tahun ini. Kemudian, Eddy Yusuf, mantan Bupati OKU periode 2008-2013 yang juga pernah menjabat Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).

Tokoh pemuda asal Lengkiti, Sapriadi Syamsudin, SH., MH mengatakan, calon bupati (Cabup) OKU  jangan terlalu menceritakan kesuksesan di masa lampau. Para calon kepala daerah sudah seharusnya mengedepankan program konkrit dalam membangun OKU.

“Terlebih sosok yang muncul saat ini dominan adalah orang-orang yang pernah menjabat di OKU. Artinya antara program terdahulu dan program yang berjalan sekarang harus sama-sama dilihat dan dinilai. Jangan hanya menceritakan kesuksesan saat mereka menjabat. Namun juga harus bercerita langkah-langkah apa dan program apa yang akan dibawa ketika terpilih,” kata Sapriadi.

Oleh sebab itulah, praktisi hukum ini juga mengajak kepada masyarakat untuk menilai indeks kepuasan dan keberhasilan baik secara ekonomi dan pembangunan.

“Saya asli OKU dan saya lahir serta dibesarkan di OKU, jadi saya bukan hanya tahu tapi juga melihat dan merasakan apa yang terjadi secara Fakta di OKU. Pilkada itu bukan ajang saling menjatuhkan dan bahkan berupaya dengan cara kotor demi kemenangan, namun haruslah dari pilkada itu melahirkan atau mendapatkan pemimpin yang visioner, punya gagasan. Punya latar belakang ilmu dan pendidikan serta pengalaman yang baik, juga punya track record hukum yang baik,” katanya.

Dia berpendapat, seorang pemimpin harus punya tim kerja yang mumpuni, SDM yang memenuhi standar serta dapat membantu kinerja pemimpinnya. Sebab, sambung dia, kesuksesan pemimpin tidak hanya dengan adanya gedung tinggi dan bahkan terminal yang besar.

Karena, menurut Lawyer TOP Nusantara, untuk membangun OKU tidak mungkin harus sama atau mengikuti cara daerah lain dalam membangun kabupatennya.

“Seperti Palembang adalah kota transit dan kota bisnis serta kota pendidikan, maka tidak mungkin OKU kita paksakan harus punya gedung tinggi dan mall layaknya Kota Palembang karena OKU adalah secara geografis dan alam adalah wilayah penghasil bumi pertanian,” katanya.

Dia menjelaskan, sumber daya alam yang dimiliki OKU sangat besar seperti kopi, karet, padi, batu gamping, batu akik, perkebunan serta gas bumi. Untuk itulah, pemimpin OKU harus mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada.

“Artinya kepala daerah yang terpilih nanti harus fokus untuk membantu petani OKU. Pemerintah merangsang pemuda OKU untuk tidak gengsi dan tidak malu untuk bertani dan pemerintahnya memberikan kemudahan dan bantuan dengan sistem dan cara yang diatur secara hukum sehingga dari sisi sumber daya alam akan sinergi dengan sumber daya manusianya,” katanya

Selain itu, menurut Sapriadi, masyarakat OKU saat ini sangat membutuhkan infrastruktur yang baik sehingga bisa mengembangkan ekonomi seperti akses jalan utama kabupaten yang baik di seluruh wilayah OKU. Air bersih mengalir di seluruh kecamatan hingga desa. Listrik tidak lagi sering terjadi pemadaman dan lainnya.

“Saya yakin Pilkada nanti akan mendapatkan pemimpin yang benar-benar harapan rakyat. Pemimpin yang mampu membawa OKU menjadi kabupaten terdepan. Sukses kotanya, maju desanya. Secara pribadi, saya ingin OKU MAJU,” katanya.#osk

What do you think?

Written by Julliana Elora

SGM Eksplor-Indomaret salurkan bantuan penanganan COVID-19 senilai Rp 1 miliar

Dr. Idris, M.Pd. Terpilih Formatur MSI Kota Palembang