in

Presiden ASTAF Dukung Kepemimpinan Surianto, Dorong Liga Sepak Takraw Indonesia

PADANG, METRO–Presiden Persekutuan Sepaktakraw Asia (AST­AF), Datuk Abdul Halim bin Kader, BBM, menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Dr. H. Su­rianto sebagai Ketua U­mum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) periode 2026–2029. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepercayaan terhadap arah baru pem­ba­ngu­nan prestasi Sepak Takraw Indonesia di ting­kat regional hingga internasional.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima media ini, Minggu (11/1/2026), Abdul Halim menegaskan ke­yakinannya bahwa di ba­wah kepemimpinan Su­rianto, PB PSTI akan semakin solid, profesional, dan mampu mencetak pres­tasi gemilang di berbagai ajang internasional.

“Saya meyakini, di ba­wah kepemimpinan Bapak Surianto, PB PSTI akan semakin solid, profesional, dan berprestasi, baik di tingkat regional, Asia, maupun internasional,” ujar Presiden ASTAF.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sis­tem pembinaan nasional melalui pengguliran Liga Sepak Takraw Indonesia. Menurutnya, liga tersebut dapat menjadi platform strategis dalam menjaring dan membina bakat atlet secara sistematis dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Dukungan Presiden AS­TAF ini disampaikan setelah kepengurusan PB PSTI masa bakti 2026–2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman. Pelantikan yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, itu dinilai sebagai simbol komitmen nasional Indonesia dalam memajukan prestasi Sepak Takraw untuk lima tahun ke depan.

“ASTAF menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan selamat kepada H. Surianto serta seluruh jajaran kepengurusan PB PSTI yang baru atas amanah besar ini, terutama pada periode yang sangat penting dan strategis bagi pemba­ngu­nan Sepak Takraw Indonesia,” katanya.

Abdul Halim menambahkan, pelantikan PB PSTI bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kepercayaan yang mencerminkan kapabilitas, integritas, serta dedikasi kepengurusan baru dalam mengembangkan olahraga Sepak Takraw di Indonesia.

“Sepak Takraw merupakan warisan budaya rum­pun Melayu yang telah berakar sejak ratusan tahun lalu, baik di Indonesia maupun Asia. ASTAF optimistis visi dan kepemimpinan H. Surianto akan mampu membawa Sepak Takraw Indonesia ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada ajang SEA Games, 17 Desember 2025 lalu, Presiden ASTAF di­dampingi Wakil Presiden ASTAF, Syafrizal Bakhtiar, menerima kunjungan Ke­tua Umum dan Sekretaris Jenderal PB PSTI. Pertemuan tersebut membahas peningkatan kualitas latihan atlet serta strategi menghadapi kejuaraan internasional, termasuk Ke­juaraan Dunia dan Asia.

“Dalam pertemuan itu kami juga membahas koordinasi dan sinergi pembinaan antara PB PSTI dan Pengprov PSTI di berbagai provinsi untuk memastikan pembangunan Sepak Ta­kraw yang mapan dan inklusif,” ungkap Abdul Halim.

Menurutnya, pengalaman, komitmen pribadi, serta kecintaan Surianto terhadap Sepak Takraw menjadi modal penting dalam mendorong kebangkitan prestasi Indonesia di kancah Asia dan dunia, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan e­ko­­sistem Sepak Takraw kawasan.

“ASTAF berkomitmen penuh untuk terus bekerja sama dengan PB PSTI da­lam pembangunan atlet, penyelenggaraan kejuaraan, pendidikan kepelatihan, serta penguatan tata kelola organisasi yang berintegritas demi menjaga marwah Sepak Takraw sebagai olahraga warisan Asia yang disegani secara global,” tegasnya.

Secara terpisah, Wakil Presiden ASTAF yang juga pengurus PB PSTI, Syafrizal Bakhtiar, menyambut baik dukungan Presiden ASTAF tersebut. Ia berharap si­nergi dan soliditas orga­nisasi, serta dukungan berbagai pihak, dapat mempercepat kebangkitan pres­tasi Sepak Takraw Indonesia di tingkat Asia dan du­nia.

“Semoga dengan kesolidan organisasi dan du­kungan semua pihak, pres­tasi Sepak Takraw Indonesia dapat bangkit dan kem­bali berjaya di pentas internasional,” tutupnya. (rom)

What do you think?

Written by virgo

Kisah Bangga dan Harapan Atlet SEA Games saat Terima Apresiasi Presiden Prabowo