in

Sosok Otto Hasibuan , Anita Noeringhati : Beliau Pembimbing  Saya, Menjadikan Saya Seorang Advokat

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana acara ramah tamah di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumsel, di Palembang. Jumat (6/12) dalam rangka silaturahmi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sumsel dan Ketua Dewan Pembina Peradi Indonesia Prof. Dr. Otto Hasibuan SH MM.

Palembang, BP

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati  mengakui  sangat menghormati sosok seniornya Prof. Dr. Otto Hasibuan SH MM.

“ Beliau merupakan ketua yang saya kenal dulu, pembimbing saya menjadikan saya seorang advokat, dari saya , advokat pemula sejak dan tahun 1993 saya jadi pengacara praktek, tapi 94-95 saya sudah jadi advokad, saya dari Ikadin, saya dulu pernah jadi sekretaris Ikadin dan kebetulan hubungan Kadin dan DPP, bagus  sehingga saya pernah jadi wakil sekretaris DPP  Ikadin,”kata Anita di acara ramah tamah di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumsel, di Palembang. Jumat (6/12) dalam rangka silaturahmi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sumsel dan Ketua Dewan Pembina Peradi Indonesia Prof. Dr. Otto Hasibuan SH MM.

Otto Hasibuan menurut Anita,  merupakan advokat yang handal, dan memiliki integritas yang tinggi, serta memiliki karakter yang kuat seperti saat membela kliennya Jesika Kumala Wangso.

Menurut Anita , dia meninggalkan profesinya sebagai advokat dan masuk dunia politik sejak tahun 2009 dan cuti sebagai advokat sehingga dirinya tidak bisa mengikuti agenda organisasi yang telah membesarkan dirinya.

Acara malam ini menurut politisi Partai Golkar ini dia yang inisiasi sekalian ramah tamah dengan Prof. Dr. Otto Hasibuan SH MM bersama para advokat dan pengurus Peradi.

“ Saya masih menjadi anggota Peradi, saya masih punya kartu Peradi, jangan salah , hanya saja saya tidak boleh praktek, cuti, tapi saya menjadi anggota Peradi masih, tidak pernah saya meninggalkan Peradi, Peradi yang membesarkan saya , yang membekali saya menjadi orang politisi,” kata Anita sembari mengatakan, secara  pribadi membuka pintu lebar untuk rekan-rekan Peradi untuk membuat Perda-perda yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat Sumsel.

Sedangkan Otto Hasibuan selaku Ketua Dewan Pembina Peradi Indonesia, merasa tersanjung dengan adanya undangan untuk datang ramah tamah bersama ketua DPRD Sumsel.

“Kami merasa kehilangan masuknya Anita  ke dunia politik, saya baru bisa melepasnya dengan ikhlas setelah saya ke Jepang dan bertemu dengan para advokat disana. Ternyata memang para advokat harus masuk ke dunia politik untuk mewarnai dunia politik,” katanya.

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati saat bernyayi bersama Prof. Dr. Otto Hasibuan SH MM di acara ramah tamah di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumsel, di Palembang. Jumat (6/12) dalam rangka silaturahmi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sumsel dan Ketua Dewan Pembina Peradi Indonesia Prof. Dr. Otto Hasibuan SH MM.

Lebih jauh, Otto berharap besar supaya Peradi dapat sejajar dengan penegak hukum lainnya seperti TNI, Polri, Jaksa dan Hakim. “Karena kita empat pilar penegak hukum,” katanya.

Menurut Otto, saat ini merupakan waktu yang cukup tepat untuk mengembalikan marwah advokat, pasca keluarnya keputusan dari Mahkama Agung yang membolehkan organisasi apapun untuk membuat wadah advokat dan berakibat mudahnya menjadi seorang advokat.

“Saat ini kita harus mengembalikan marwah advokat, menjadikan peradi yang kredibel dan bermanfaat buat orang yang mencari keadilan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Peradi Palembang, Hj. Nurmala SH. MH menilai kalau Prof. Dr. Otto Hasibuan SH MM adalah figur dikagumi seluruh anggota Peradi seluruh Indonesia.

“Kita sangat bersyukur karena Ketuanya Peradi kita bisa berada disini, mungkin kalau bukan Ibu Anita entah kapan kawan-kawan berada disini, saya mengapresiasi Ketua DPRD Sumsel, saya mengajukan surat untuk beraudiensi waktunya  kami serahkan dengan ketua DPRD Sumsel, dalam dua hari kami dijawab hari senin harus audiensi, saya sudah sudah ada jadwal luar kota terpaksa saya pending,  saya sampaikan mau pinjam ruangan.aula untuk seminar, beliau langsung menyetujui dan bilang ibu Anita bilang , kalau nara sumbernya pak Otto saya mengundang makam malam, saya lobi bang Otto , terus abang Otto langsung setuju,”katanya.#osk

 

 

 

What do you think?

Written by Julliana Elora

Timnas U-22 Indonesia hadapi Vietnam di final SEA Games

Via Vallen kampanyekan bahaya sampah plastik di “Rest Area”