in

Syarat Mengambil BLT BBM dan Program Sembako

Masyarakat Padangpanjang kembali terima Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dan Program Sembako periode September. Selasa (20/9), sebanyak 162 warga menerima bantuan sosial (bansos) itu.

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Drs. Osman Bin Nur, M.Si menyampaikan, ini adalah tambahan susulan penerima BLT sebagai pengalihan subsidi BBM ditambah dengan bantuan Program Sembako.

“Masyarakat menerima BLT BBM sekaligus sembako sebanyak 162 penerima. Dengan rincian untuk BLT BBM diberikan dua bulan sekaligus (September dan Oktober) dengan total Rp300 ribu, serta Rp200 ribu bantuan sembako,” terang Osman.

Dikatakan, bantuan disalurkan untuk warga Padangpanjang Barat (PPB) dan untuk warga Padangpanjang Timur (PPT). Bantuan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memulihkan ekonomi pascakenaikan harga BBM.

Hari ini, (21/9) juga disalurkan BLT BBM untuk 193 penerima. Mereka hanya menerima BLT BBM, tidak dengan Program Sembako. “Ada 193 penerima, dan mendapatkan BLT BBM dua bulan dengan total Rp300 ribu,” kata Osman.

Sementara itu Ketua Satgas PT Pos Padangpanjang, Eva menyampaikan, pihaknya mengatur jadwal untuk masyarakat penerima BLT BBM dan Program Sembako ini. “Khusus hari ini 162 masyarakat dan besok 193 penerima,” katanya.

Untuk data penerima, ada verifikasi dari pekerja sosial masyarakat (PSM). Karena jika ada masyarakat yang menerima sudah meninggal dengan KK tunggal itu tidak akan disalurkan. Namun bagi masyarakat yang pindah tapi namanya terdaftar bisa dibayarkan asalkan yang bersangkutan langsung komunikasi dengan pihak Pos, boleh melalui telepon ataupun video call.

“Bagi penerima diwajibkan membawa KTP asli, dan jika diwakilkan juga harus membawa KK asli, dan silakan datang sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (*)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Presiden Tegaskan Tidak Ada Penghapusan dan Pengalihan Pelanggan Listrik Daya 450 VA

Indarung I & PLTA Rasak Bungo Ditargetkan jadi Warisan Dunia dari UNESCO