in

Warga Cot Mee Nagan Raya Diteror OTK, Siapa Mereka?

ACEHTREND.CO. Nagan Raya, Warga Gampong Cot Mee Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya sejak sabtu (15/04/17) mendapatkan teror beruntun dari orang tak dikenal. Teror dilakukan dengan mengirim pesan singkat SMS dan menelpon para korban.

Diantara yang diteror oleh OTK tersebut adalah Geucik Gampong Cot Mee, Bendahara Gampong, dan beberapa aparatur gampong lainnya. Peneror disebut mengancam akan membunuh serta membakar rumah korban.

Abdul manan, selaku geuchik gampong Cot Mee mengatakan: “teror terjadi pada jam 1 malam. Dan karena ada rasa ketakutan malam itu langsung menghubungi polisi. Namun pihak kepolisian mengatakan tidak apa-apa dan tidak perlu panik karna itu hanya teror, dan malam itu Pihak kepolisian pun tidak datang kembali ke kampung Cot Mee,” Ungkap Abdul Manan

Dalam lanjutan terornya orang tidak dikenal (OTK) tersebut mengatakan melalui sms dalam bahasa Aceh “hai pak kecik malam nyoe kah ka aman. Tapih nyawoeng kah dan siki, silan galom aman kecuali bagak ka selesai sengketa  nyo hanay lee droe tetap abeh, Cuma silan sayang hana  di teume kalen aneuek jih lahee. Nyan tergantung bak droe keuh pak geuckik, kamoe teutap na pasukann geliar yang peureule bithai”.

Siki (Asubki) dan Silan  (Musilan) disebut sebagai pemuda yang selama ini kerap memperjuangkan tanah warga yang dirampas oleh PT.Fajar Baizhuri serta sempat dikriminalisasi dan mendekam dipenjara karena kegigihannya memperjuangkan tanah masyarakat desa Cot Mee. “Dan kami menduga bahwa terror yang dilakukan tersebut ada sangkut pautnya dengan permasalahan tanah yang sedang kami perjuangkan,” sebutnya.

Abdul Manan juga meminta pihak kepolisian untuk serius mengungkap motif dan menangkap pelaku.

“Kami berharap atas kejadian ini pihak kepolisian harus serius dalam merespon persoalan, ini menyangkut nyawa dan keamanan kami selaku masyarakat desa Cot Mee. Dan jika sewaktu-waktu nanti ada pihak masyarakat yang terbunuh siapa yang harus kami salahkan jika pihak kepolisian tidak merespon dengan cepat. Selain itu kami juga meminta kepada pemerintah Nagan Raya, agar secepatnya menyelesaikan kasus persoalan tanah di desa kami secara tuntas agar kami bisa menjalani hidup dengan tenang,” lanjut Abdul Manan.

Berdasarkan laporan, beberapa nomor yang digunakan peneror tersebut adalah (0812-3649-3299, 0813-6085-0988,0852-7714-6069.)

Komentar

What do you think?

Written by virgo

test post

Sisa Lahan di TPU Tanah Kusir akan Dibangun Makam