in

Warga OKU diingatkan ancaman banjir akibat cuaca ekstrem

Logo Header Antaranews Sumsel

Warga OKU diingatkan ancaman banjir akibat cuaca ekstrem

Sabtu, 28 Maret 2026 11:46 WIB

Image Print

BPBD OKU menyedot genangan banjir di Kelurahan Sukaraya pada Jumat (27/3/2026). ANTARA/Edo Purmana

Baturaja (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mengimbau masyarakat di wilayah itu agar waspada terhadap banjir akibat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama beberapa hari ke depan.

Kepala BPBD OKU Januar Efendi di Baturaja, Sabtu, mengatakan berdasarkan peringatan dini dari BMKG, hujan deras yang terjadi di Kabupaten OKU Jumat (27/3) malam hingga Sabtu pagi ini, dipengaruhi adanya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sumatera Selatan.

Hal ini menyebabkan hujan tidak hanya berdurasi lama (persisten), tetapi juga memiliki intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan dampak banjir.

“Kondisi tersebut diprediksi terjadi selama beberapa hari ke depan sehingga harus diwaspadai bersama,” katanya.

Masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah akibat cuaca ekstrem.

Sejauh ini, pihaknya telah memetakan 11 kecamatan di Kabupaten OKU rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan. Sebanyak 11 kecamatan tersebut, Muara Jaya, Ulu Ogan, Pengandonan, Semidang Aji, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Peninjauan, Lengkiti, Kedaton Peninjauan Raya, dan Lubuk Raja.

Dia menjelaskan daerah-daerah ini dipetakan rawan bencana karena letak geografis berada di lereng bukit dan dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan.

Pemerintah daerah setempat saat ini juga memperpanjang status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada akhir Maret 2026.

Dalam penetapan status itu, pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.

“Untuk mengetahui detail prakiraan cuaca harian hingga level desa/kelurahan dan pembaruan terkini, kami juga mengimbau masyarakat untuk memantau secara berkala pada website https://cuaca.bmkg.go.id/ dan aplikasi InfoBMKG,” ujar dia.

Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

What do you think?

Written by Julliana Elora

Presiden Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional

Dari Sawah hingga Kampung Wisata Al-Munawar, Gubernur Herman Deru Jalani Rangkaian Kunjungan Kerja di Banyuasin dan Palembang