in

Babak kedua pertaruhan nyawa sang raja kasino dalam “Big Bet 2”

Jakarta (ANTARA) – Serial drama aksi kriminal “Big Bet” yang dibintangi Choi Min-sik, Son Seok-gu, Lee Dong-hui, Hong Ki-jun, Heo Seong-tae, Lee Hye-young, Kim Ju-ryeong, Kim Hong-pa, Kim Min, hingga Kim Jun-bae, telah memasuki musim kedua.

Drama serial asli Disney+ itu disutradarai dan ditulis oleh Kang Yoon-seong, yang sebelumnya menggarap “The Outlaws” (2017) dan sukses meraih box office.

Di musim pertama yang tayang pada Desember 2022, “Big Bet” menyoroti kehidupan Cha Moo-sik (Choi Min-sik) dengan segala peristiwa kelam yang dialaminya sejak kecil, hingga perjuangannya yang jatuh-bangun menjalankan bisnis bar kasino.

Bisnis bar kasinonya pun sukses. Cha Moo-sik mendapatkan penghasilan yang sangat besar berkat kecerdikannya. Rupanya, hal tersebut tercium oleh layanan pajak nasional. Ia kemudian kabur ke Filipina.

Di Filipina, Cha Moo-sik menyusun strategi untuk memenangkan hati orang-orang besar di lingkaran politik dan bisnis. Ia juga membuka bisnis kasino yang lengkap dan sukses menarik banyak orang untuk berkunjung lalu menghabiskan uang mereka.

Suatu hari, Cha Moo-sik dituduh terlibat dalam kasus pembunuhan. Ia kemudian diselidiki polisi. Bahkan, Korea Selatan sampai mendatangkan Oh Seung-hoon (Son Seok-gu) untuk menyelidiki Cha Moo-sik,

Akhir “Big Bet” musim pertama fokus pada kekacauan-kekacauan yang terjadi, di antaranya karena Kim So-jung (Seon Eun-seo) dan Philip (Lee Hae-woo) merencanakan sesuatu, serta kebencian Seo Tae-seok (Heo Sung-tae) kepada Cha Moo-sik. Cerita pun masih menggantung, sehingga membuat banyak pertanyaan di benak penonton.

Di musim kedua, Cha Moo-sik akan melanjutkan pertaruhan nyawanya dengan segala yang telah dia capai. Episode pertama diawali dengan adegan Seo Tae-seok yang mengunjungi rumah Cha Moo-sik dengan pistol di tangannya.

Beruntung, Cha Moo-sik berhasil merebut pistol itu dan mengalahkan Seo Tae-seok. Ia pun meminta Seo Tae-seok untuk meninggalkan Filipina dalam waktu 72 jam jika tidak ingin dibunuh.

Seo Tae-seok kemudian menemui Han Sung-il (Lee Sung-won) untuk meminta bantuan. Ia juga bertemu Ko Young-hee (Lee Hye-young) yang masih menyimpan dendam pada Cha Moo-sik akibat peristiwa di bar kasino.

Ko Young-hee kemudian meminta Seo Tae-seok untuk membunuh Cha Moo-sik dengan bayaran 1 miliar Won. Tanpa pikir panjang, Seo Tae-seok langsung pergi ke kasino Cha Moo-sik, namun ia malah terlibat perkelahian dengan jungket Tionghoa.

Pada musim kedua ini, Cha Moo-sik juga dituduh terlibat dalam pembunuhan Min Seok-jun (Kim Hong-pa). Ia pun pulang ke Korea untuk membuktikan dirinya tidak bersalah.

Namun saat ia kembali ke Filipina, banyak hal telah berubah. Selama dia pergi, rupanya banyak orang yang bertindak seolah-olah penguasa dan semua orang saling menaruh curiga satu sama lain. Cha Moo-sik pun merasa bahwa orang-orang di sekitarnya mulai berkhianat dan saling menyerang.

Musim kedua “Big Bet” menunjukkan semakin peliknya masalah-masalah yang dialami oleh para karakternya. Cerita juga semakin menarik seiring plot yang menunjukkan bahwa tidak semua orang yang berada dekat dengan kita selalu bisa dipercaya, sebab setiap manusia memiliki ego masing-masing dan kerap mencari berbagai cara untuk “memberi makan” ego mereka.

Bahkan, orang yang tadinya memiliki niat baik dan memiliki kewenangan dalam memberantas orang-orang yang melanggar hukum, ternyata dapat dengan mudahnya “dibeli” dengan uang.

Jika musim pertama terkesan lambat dan santai sebab sutradara ingin membangun premis cerita yang apik, di musim kedua ini justru kebalikannya.

Dengan kontras, sutradara tampak lebih berusaha untuk jor-joran membuat alur dan tiap adegannya lebih menegangkan. Adegan-adegan aksinya pun lebih frontal dan berani, sehingga semakin menarik untuk diikuti.

Choi Min-sik dalam “Big Bet” musim kedua yang tayang eksklusif di Disney+ Hotstar mulai 15 Februari 2023. (ANTARA/HO-Disney+ Hotstar)

Saking ingin menonjolkan konflik, sutradara pun tak memberi waktu untuk menyisipkan kembali pengenalan karakter yang ada dan latar belakang mereka kepada para penonton baru.

Sehingga, rasanya akan sulit bagi Anda jika ingin menyaksikan musim kedua ini tanpa menonton musim pertama terlebih dahulu untuk mengenal karakter para tokoh dan apa saja yang mereka lakukan, serta masalah apa yang dihadapi, guna memahami jalan cerita.

Mengenai kualitas akting pemainnya, tentu tak perlu diragukan lagi. Sejak musim pertama, para aktor di serial ini telah sukses membawakan karakter masing-masing dengan sangat hidup tanpa istilah “tanggung”.

Tak heran, “Big Bet” memang diisi oleh aktor-aktor kawakan. Choi Min-sik, yang berperan sebagai Cha Moo-sik, merupakan aktor senior yang telah berkarir sejak Tahun 1989.

Ia telah banyak membintangi judul drama, seperti “The Beloved” (1992), “Sun and Moon” (1993), “Till We Meet Again” (1995), “Their Embrace” (1996), “Dad is the Boss” (1996), “Love and Separation” (1997), dan “Miss and Mister” (1997). “Big Bet” sendiri menjadi momen comeback Choi Min-sik membintangi drama kembali sejak 25 tahun.

Meski 25 tahun absen di drama, Choi Min-sik tetap eksis membintangi banyak film, seperti “Oldboy” (2003), “I Saw the Devil” (2010), “New World” (2013), “In My End is My Beginning” (2013), “The Admiral: Roaring Currents” (2014), “The Mayor” (2017), dan “Astronomy” (2019).

Selain Choi Min-sik, Son Seok-gu yang memerankan Oh Seung-hoon juga telah membintangi banyak judul, seperti film “The Roundup” (2022), drama “Be Melodramatic” (2019), “Jirisan” (2021″, serta drama populer “My Liberation Notes”.

Kemudian pemeran Seo Tae-seok, Heo Sung-tae, sebelumnya mendapatkan perhatian global berkat perannya di serial “Squid Game”, dan drama-drama lain, seperti “Psychopath Diary” (2019), “Beyond Evil” (2021), dan “The Silent Sea” (2021). Lalu pemeran Jung Pal, Lee Dong-hwi, juga terkenal berkat perannya di film “Extreme Job” (2019) dan drama “Reply 1998” (2015-2016).

“Big Bet 2” tayang eksklusif di Disney+ Hotstar mulai 15 Februari 2023.

Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2023

What do you think?

Written by Julliana Elora

Penyair Yudhistira ANM Massardi gelorakan literasi sastra lewat safari

Rublev dan Zverev tersingkir dari Rotterdam