in

Bagaimana Mungkin Ada Seseorang yang Katanya Tulus Mencintai Namun Tak Pernah Sekalipun Memperlihatkan Keseriusan dan Bukti

Sesungguhnya dari sebuah mencintai yang kita butuhkan bukanlah hanya sekedar janji yang terus diberikan namun tak pernah terealisasi. Yang kita perlukan adalah saling berusaha membuktikan dan mewujudkan apa yang kita anggap sebagai saling mencintai. Memang tak mudah bagi kita untuk memulai sebuah usaha untuk menjalani sekalipun bersama dengan sosok yang kita cintai,namun demikian bukan menjadikan kita menyerah sebelum berusaha dan membahagiakan. Mungkin beberapa diantara kita tak beruntung merasakan bahagia dari sebuah hubungan karena pasangan yang dia anggap dan harapkan bisa memberikan kebahagiaan nyatanya tak pernah mewujudkan apalagi keras untuk mengusahakan apa yang pernah dia janjikan. Apa yang kita mulai sebagai sebuah perjuangan sudah menjadi keharusan untuk bisa kita mulai bersama, sebagai langkah mendewasakan berdua bukan hanya satu saja yang berjuang dan merasakan lelahnya. Iya, bagaimana mungkin ada seseorang yang menyatakan mencintai sebuah hati namun tak pernah sedikitpun memperjuangkan dan memberikan bukti? Sudah menjadi keharusan bahwa sebuah rasa tak hanya berhenti pada sebuah janji untuk saling memiliki melainkan kita harus membuktikan apa yang menjadi sebuah keharusan bagi kita yakni saling membahagiakan hati. Mungkin berbagai perjalanan yang kita lewati adalah bukan suatu hal yang mudah tapi agaknya bukan menjadi alasan bagi kita untuk mengusahakannya bersama.

Kita Hanya Perlu Menyadari Kehadiran Masing-Masing Hati Agar Tak Ada Lagi Rasa yang Terlukai

Kita perlu menyadari bahwa dari mencintai yang kita butuhkan adalah kesungguhan hati bukan hanya berhenti saat kita telah memiliki melainkan sejauh apa kelak kita bisa saling bertahan dan melengkapi apa yang menjadi kekurangan masing-masing. Iya sejatinya yang kita perlukan adalah keseriusan untuk membuktika rasa itu sendiri, melewati rintangan kelak adalah bukan suatu hal yang begitu saja dapat terlewatkan. Ada konflik dan permasalahan pasti yang harus kita selesaikan, bukan dengan saling menyalahkan apalagi pergi dan meninggalkan melainkan sejauh apa kita bisa mengerti dan mencari jalan keluar bersama untuk mempertahankan. Terlihat mudah memang ketika kita mengurainya hanya dengan sebuah kata namun kita harus bersiap menjalaninya menjadi sebuah hal yang harus kita selesaikan bersama bukan malah menuai luka.


Kekurangan Akan Selalu Ada, Tinggal Kita Saja yang Berusaha Menerima dan Melengkapinya Atau Dikalahkan Egoisme dan Meninggalkannya

Keterbatasan dan ketidaksempurnaan memang selalu ada, baik pada diri kita maupun pada pasangan. Namun akankah hal tersebut menjadi suatu alasan agar kita tak berusaha mewujudkan bahagia untuknya? Akankah cinta yang kita usahakan berhenti pada sebuah janji tanpa pembuktian saja? Kita harus bisa berpikir kembali bahwa orang yang kita cintai juga membutuhkan kejelasan dan kebahagiaan yang pasti. Seseorang tak bisa dengan mudah menerima kehadiran suatu hati kedalam kehidupannya dan apakah kita berhenti begitu saja menyiakannya? Apa yang kita mulai sebagai sebuah usaha sudah menjadi keharusan untuk kita melanjutkan dan menyelesaikan. Bukan dengan menyerah dan meninggalkan melainkan terus melangkah bersama saling membahagiakan sekalipun jalan yang terlewati tak semudah apa yang kita rencanakan.

BACA JUGA : Jangan Pernah Meremehkan Pria yang Memperjuangkanmu Karena Kamu Tak Pernah Tahu Seberapa Berat Perjuangan yang Dia Lakukan Untuk Membahagiakanmu

Dari sinilah kita harus menyadari bahwa meminta sebuah hati untuk menjalani bersama menjadi tanda bahwa kita siap untuk memulai hubungan yang kita buktikan dengan keseriusan untuk mencintai. Tak bisa kita hanya menjanjikan kepadanya sebuah bahagia namun kita tak pernah memberikan apa yang kita janjikan. Dia sudah bersedia menerima pun bukan suatu pilihan yang mudah dia lakukan. Lantas apakah kita dengan mudahnya bisa menyiakan? Mungkin terlihat sepele bagi beberapa diantara kita menelantarkan sebuah hati yang telah dengan tulusnya mau menerima dan menjalani bersama kita. Namun sejatinya mereka menunggu penuh cemas dan tidakpastinya akan bahagia yang pernah kita janjikan kepadanya. Jangan sampai kita dianggap sebagai pemberi harapan palsu karena cinta kita hanya berhenti di bibir saja.

 

kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya,

What do you think?

Written by virgo

Jateng Siap Hadapi Ramadan dan Idul Fitri

Jangan Pernah Meremehkan Pria yang Memperjuangkanmu Karena Kamu Tak Pernah Tahu Seberapa Berat Perjuangan yang Dia Lakukan Untuk Membahagiakanmu