in

Daftar lengkap juara Liga Basket Indonesia dari 1982 hingga 2026

Jakarta (ANTARA) – Kompetisi basket profesional di Indonesia memiliki sejarah panjang sejak Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) dimulai pada 1982. Kompetisi tersebut kemudian berkembang menjadi Indonesian Basketball League (IBL) pada 2003, sempat berganti nama menjadi National Basketball League (NBL), sebelum kembali menggunakan nama IBL.

Sepanjang perjalanannya, sejumlah klub berhasil meraih gelar juara, mulai dari Indonesia Muda Jakarta, Aspac Jakarta, Satria Muda, Pelita Jaya hingga Bogor Hornbills yang menjadi kampiun pada 2026.

Baca juga: Bank Jakarta jalin kerja sama dengan Pelita Jaya untuk berlaga di IBL

Berikut daftar klub juara beserta tahun mereka meraih gelar kompetisi basket tertinggi di Indonesia.

  • Indonesia Muda Jakarta: 1982, 1983

  • Halim Kediri: 1984-1985

  • Asaba Jakarta: 1988, 1989, 1992-1993

  • Pelita Jaya: 1990, 1991-1992, 2017, 2024

  • Hadtex Bandung: 1994, 1998

  • Aspac Jakarta: 1995, 1996, 2000, 2001, 2002, 2003, 2005, 2012-2013, 2013-2014

  • Panasia Indosyntec Bandung: 1997

  • Mahaka Satria Muda: 1999

  • Satria Muda: 2004, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010-2011, 2011-2012, 2014-2015, 2018, 2021, 2022

  • CLS Knights Surabaya: 2015-2016

  • Stapac Jakarta: 2018-2019

  • Prawira Bandung: 2023

  • Dewa United Banten: 2025

  • Bogor Hornbills: 2026

Pada 2020, IBL tidak menghasilkan juara karena kompetisi dihentikan akibat pandemi COVID-19.

Satria Muda dan Aspac Jakarta termasuk klub dengan sejarah panjang di kompetisi basket Indonesia. Sementara itu, Bogor Hornbills menorehkan sejarah baru setelah menjuarai IBL 2026 dengan mengalahkan Pelita Jaya dalam seri final yang berlangsung hingga lima pertandingan.

Baca juga: Hangtuah menang telak 108-84 lawan Pacific Caesar

Sejarah singkat liga basket profesional Indonesia

Perjalanan kompetisi basket antarklub di Indonesia dimulai pada 3 April 1982, ketika Kobatama menggelar pertandingan pertamanya. Kompetisi ini dibentuk oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) untuk mempertemukan klub-klub terbaik dari berbagai daerah.

Indonesia Muda Jakarta menjadi juara pertama Kobatama. Seiring waktu, klub seperti Aspac Jakarta, Pelita Jaya, dan Satria Muda mulai membangun reputasi sebagai kekuatan utama basket nasional.

Pada 2003, Kobatama memasuki babak baru dengan nama Indonesian Basketball League atau IBL. Aspac Jakarta menjadi juara pertama pada era tersebut, sedangkan Satria Muda kemudian mendominasi beberapa musim berikutnya.

Pada 2010, pengelolaan kompetisi beralih kepada PT Deteksi Basket Lintas atau DBL Indonesia. Liga berganti nama menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia dan menggunakan format kompetisi yang berbeda. Era NBL berlangsung hingga musim 2014-2015.

Setelah periode tersebut, kompetisi kembali menggunakan nama IBL pada 2015. Era yang sering disebut IBL Reborn ini menghadirkan persaingan baru dengan keterlibatan sejumlah klub yang kemudian menjadi langganan playoff dan final.

Sejak saat itu, liga terus berkembang melalui perubahan regulasi, penggunaan pemain asing, pengembangan siaran digital, hingga penerapan format kandang-tandang secara penuh pada 2024.

Baca juga: Dewa United petik kemenangan 94-79 di kandang Satria Muda

Baca juga: Kesatria bungkam pemuncak klasemen Pelita Jaya 84-71

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

What do you think?

Written by Julliana Elora

Pertamina Patra Niaga perkuat pasokan pertalite di Lampung

Kabut Asap Belum Hilang di Palembang  , Akademisi UT Ini  Dorong PJJ Berlanjut