

Jakarta (ANTARA) – IBL All-Indonesian 2026 siap menjadi panggung persaingan pemain lokal sebelum kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2027 dimulai. Turnamen ini berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November 2026 di GOR Laga Tangkas, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebanyak 10 klub akan bersaing dalam dua grup untuk memperebutkan gelar juara. Sesuai konsep All-Indonesian, turnamen ini memberikan kesempatan kepada pemain Indonesia untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak dan mengambil peran lebih besar di tim masing-masing.
Jadwal pertandingan sudah dirilis, termasuk rangkaian babak penyisihan grup, semifinal, dan final. Dua finalis edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kembali menjadi sorotan setelah hasil pengundian menempatkan mereka di grup berbeda.
Berikut jadwal lengkap IBL All-Indonesian 2026 berdasarkan jadwal resmi yang tersedia per 14 Oktober 2026.
Baca juga: Pelita Jaya Jakarta lepas David Singleton sebagai pelatih kepala
Pembagian grup IBL All-Indonesian 2026
Hasil pengundian pada 9 Oktober membagi 10 peserta ke dalam dua grup. Grup A diisi juara bertahan IBL 2026, Bogor Hornbills, bersama Satria Muda Pertamina Bandung, Pacific Caesar Surabaya, RANS Simba Bogor, dan Rajawali Medan.
Sementara itu, Grup B dihuni Dewa United Banten, Pelita Jaya Basketball Jakarta, Hangtuah Jakarta, Satya Wacana Salatiga, dan Kesatria Bengawan Solo.
Berikut pembagian lengkapnya:
Grup A
Grup B
Setiap tim akan menjalani pertandingan penyisihan grup sebelum dua tim teratas dari masing-masing grup melaju ke semifinal. Pemenang semifinal kemudian bertemu di partai final.
Baca juga: Daftar lengkap juara Liga Basket Indonesia dari 1982 hingga 2026
Jadwal lengkap penyisihan grup
Seluruh pertandingan penyisihan grup berlangsung di GOR Laga Tangkas. Waktu pertandingan menggunakan WIB.
Sabtu, 24 Oktober 2026
-
11.30 WIB: Hangtuah Jakarta vs Satya Wacana Salatiga
-
13.45 WIB: Pacific Caesar Surabaya vs RANS Simba Bogor
-
16.00 WIB: Dewa United Banten vs Pelita Jaya Basketball Jakarta
-
18.45 WIB: Bogor Hornbills vs Satria Muda Pertamina Bandung
Minggu, 25 Oktober 2026
-
13.45 WIB: Satya Wacana Salatiga vs Kesatria Bengawan Solo
-
16.00 WIB: Dewa United Banten vs Hangtuah Jakarta
-
18.30 WIB: Bogor Hornbills vs Rajawali Medan
Baca juga: Dirut IBL: Klub cuma bisa kontrak dua pemain asing pada musim 2027
Senin, 26 Oktober 2026
-
13.45 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Pacific Caesar Surabaya
-
16.00 WIB: Pelita Jaya Basketball Jakarta vs Kesatria Bengawan Solo
-
18.30 WIB: RANS Simba Bogor vs Rajawali Medan
Selasa, 27 Oktober 2026
-
13.45 WIB: Bogor Hornbills vs Pacific Caesar Surabaya
-
16.00 WIB: Dewa United Banten vs Satya Wacana Salatiga
-
18.30 WIB: Pelita Jaya Basketball Jakarta vs Hangtuah Jakarta
Rabu, 28 Oktober 2026
-
13.45 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Rajawali Medan
-
16.00 WIB: Bogor Hornbills vs RANS Simba Bogor
-
18.30 WIB: Hangtuah Jakarta vs Kesatria Bengawan Solo
Kamis, 29 Oktober 2026
-
11.30 WIB: Pelita Jaya Basketball Jakarta vs Satya Wacana Salatiga
-
13.45 WIB: Pacific Caesar Surabaya vs Rajawali Medan
-
16.00 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs RANS Simba Bogor
-
18.30 WIB: Dewa United Banten vs Kesatria Bengawan Solo
Baca juga: IBL umumkan hasil drawing IBL All Indonesian 2026
Jadwal semifinal dan final
Setelah fase grup berakhir, turnamen menyediakan satu hari istirahat sebelum memasuki babak semifinal. Dua pertandingan semifinal akan dimainkan pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Sabtu, 31 Oktober 2026
-
16.00 WIB: Semifinal 1, peringkat pertama Grup A vs peringkat kedua Grup B
-
18.15 WIB: Semifinal 2, peringkat pertama Grup B vs peringkat kedua Grup A
Minggu, 1 November 2026
Jadwal tersebut mengacu pada dokumen resmi IBL yang tersedia per 14 Oktober 2026. Perubahan waktu atau susunan pertandingan tetap perlu mengikuti pengumuman terbaru dari penyelenggara.
IBL All-Indonesian merupakan kompetisi di luar musim reguler yang memberi ruang lebih besar bagi pemain lokal untuk unjuk kemampuan. Berbeda dari liga utama yang melibatkan pemain asing, ajang ini menempatkan pemain Indonesia sebagai kekuatan utama tim.
Pada edisi 2024, Pelita Jaya menjadi juara perdana All-Indonesian. Setahun berikutnya, Satria Muda Pertamina Bandung merebut gelar setelah mengalahkan Dewa United Banten di final 2025.
Hasil tersebut membuat pertemuan Satria Muda dan Dewa United selalu menarik untuk dinantikan. Keduanya kembali berada di grup berbeda pada edisi 2026, sehingga peluang untuk melihat ulangan final tetap terbuka.
Namun, persaingan kali ini punya cerita baru. Bogor Hornbills datang dengan status juara IBL 2026 setelah menaklukkan Pelita Jaya dalam final liga utama yang berlangsung hingga lima pertandingan. Keberhasilan itu menjadi modal kepercayaan diri bagi Hornbills, meski All-Indonesian memiliki karakter berbeda karena tidak mengandalkan pemain asing.
Panggung pembuktian sebelum IBL 2027
IBL All-Indonesian 2026 bukan sekadar turnamen untuk mengisi jeda antarmusim. Kompetisi ini menjadi kesempatan bagi klub untuk mengevaluasi kedalaman skuad lokal, memberi jam terbang kepada pemain muda, dan menemukan kombinasi permainan sebelum musim reguler berikutnya.
Dengan Bogor Hornbills sebagai juara IBL 2026, Satria Muda sebagai juara bertahan All-Indonesian, serta Dewa United dan Pelita Jaya yang punya tradisi kuat, persaingan tahun ini menjanjikan cerita menarik.
Turnamen akan dimulai pada 24 Oktober di Cibinong dan mencapai puncaknya pada 1 November. Siapa yang akan keluar sebagai juara berikutnya akan ditentukan oleh konsistensi selama fase grup, kesiapan pemain lokal, dan kemampuan tim tampil di pertandingan eliminasi.
Baca juga: Maskoliunas tertarik latih Dewa United gara-gara mentornya
Baca juga: IBL 2027 mulai 9 Januari, kuota pemain asing dipangkas jadi 2
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.