in

Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumsel Nilai Pembukaan Keran Miras Tak Tepat

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPRD Sumsel, Muhammad F. Ridho,ST,MT

Palembang, BP

Dibukanya keran investasi minuman keras (miras) oleh Presiden Joko Widodo dinilai tak tepat.

“Faktanya akibat miras ini merupakan cikal bakal dari terjadinya berbagai macam tindak kejahatan. Apalagi jika sampai ini dilegalkan bakal menimbulkan banyak jatuhnya korban,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPRD Sumsel, Muhammad F. Ridho,ST,MT,  usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Sumsel,  Senin (1/3).

Menurutnya, khusus di Sumsel, peredaran miras yang telah diatur dalam sebuah Peraturan Daerah (Perda) yang diantaranya mengatur penjualan miras dengan kadar alkohol tertentu dan diperjualbelikan di tempat tertentu perlu lebih disosialisasikan lagi kepada masyarakat.

“Seperti di hotel-hotel berbintang dan di tempat hiburan sebagai salah satu fasilitas. Namun, jangan sampai dijual bebas apalagi diatur secara khusus melalui sebuah peraturan presiden itu kita sangat tak sependapat,”katanya.

Sedangkan Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menilai peredaran miras di Sumsel harus sesuai dengan aturan yang ada .
“ Dimana tempatnya , diperketatlah, dia jangan dipertontonkanlah, mungkin ada tempat-tempat tersendiri yang jelas dan telah diizinkan nanti,”  kata Mawardi di usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Sumsel,  Senin (1/3).#osk

What do you think?

Written by Julliana Elora

BPNB Sumbar dan Disbud Palembang Siap Berkolaborasi Dalam Even Kegiatan

Aksesori Kalung Tali Masker Berbahaya