AGAM, METRO—Ruko dua lantai yang dijadikan tempat usaha pelaminan dan toko kelontong di kawasan Rimbo Guntuang, Jorong Batuhampar, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, luses dilalap si jagio merah, Kamis (8/1) sekitar pukul 16.10 WIB.
Beruntung, musibah kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian yang ditimbulkan sangalha besar. Seluruh barang dagangan di dalam ruko habis terbakar. Bahkan, kebakaran itu juga menghanguskan satu unit sepeda motor Yamaha Nmax dan sebagian uang ratusan juta rupiah.
Diketahui, ruko permanen dua pintu itu milik Wasnita (50). Saat kebakaran terjadi, warga sempat dibuat panik dan berusaha membantu untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Tak berselang lama, petugas Damkar berikut dengan armada tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
“Saya melihat api tiba-tiba membesar di lantai 2 ruko. Asap hitam tebal membubung tinggi dan saya juga mendengar teriakan minta tolong,” ungkap seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam, Fauzi, mengatakan setelah menerima laporan kebakaran, pihaknya langsung mengerahkan sejumlah armada ke lokasi.
“Petugas berjibaku hampir satu jam sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa. Namun bangunan ruko beserta seluruh isinya hangus terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai Rp800 juta,” ujar Fauzi.
Menurut Fauzi, berdasarkan keterangan sementara para saksi, kebakaran diduga kuat dipicu ledakan kompor di dalam ruko. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 800 juta. Selain barang dagangan, kebakara ini juga menghanguskan satu sepeda motor, perhiasan dan uang tunai. Pemilik ruko mengaku meninggalkan kompor dalam kondisi menyala dan saat kembali api sudah langsung membesar,” tutupnya. (*)
