in

Kapolri Akan Menindak Tegas Ormas yang Melanggar Aturan

PUTRA | Selasa,20 Desember 2016 – 15:56:36 WIB

Dibaca: 240 kali 

Jakarta – Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menegaskan larangan sweeping bagi ormas saat mensosialisasikan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai atribut bernuansa Natal. Kapolri memerintahkan jajarannya menindak tegas ormas yang melanggar aturan.

“Yang lain ingat, yang akan melakukan kegiatan sosialisasi, tapi datang berbondong-bondong mendatangi mal-mal, itu meresahkan masyarakat. Saya minta seluruh Kapolres, Kapolda, bubarkan mereka,” ujar Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (20/12/2016).

Tito mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan MUI terkait fatwa larangan bagi umat muslim mengenakan atribut Natal. Sosialisasi tidak boleh dilakukan dengan cara mendatangi pihak perusahaan secara beramai-ramai dan melakukan pemaksaan. 

“Tidak boleh ada ormas-ormas berupaya membuat tindakan sendiri yang mengganggu hak asasi masyarakat atas nama menegakkan fatwa MUI, nggak bisa. Kami sudah koordinasi dengan MUI bahwa domain penegakkan itu adalah domain pemerintah, kepolisian,” sambungnya.

Namun Tito juga mengingatkan agar jajarannya mengedepankan pendekatan saat mencegah datangnya massa ke pusat perbelanjaan atau perusahaan. Tapi bila massa melawan, maka personel polisi diharuskan melakukan tindakan tegas yang sudah diatur ketentuannya. 

“Datangi baik-baik, nggak mau bubar, tangkap. Gunakan Pasal 218 KUHP, barang siapa diperintahkan bubar tidak membubarkan diri akan dipidana 4 bulan. Kalau seandainya melawan, ada korban luka dari kita, itu ancaman 7 tahun. Dengarkan itu,” tegas dia.

MUI mengeluarkan fatwa larangan bagi umat muslim untuk menggunakan atribut bernuansa Natal. Fatwa ditujukan bagi perusahaan maupun mal yang mewajibkan karyawannya mengenakan atribut natal.

Tapi Ketua MUI Ma’ruf Amin menegaskan ormas tidak berhak untuk melakukan sweeping bagi umat Islam yang mengenakan atribut Natal atas dasar fatwa tersebut. “Tidak boleh ada sweeping-sweeping. Itu kita serahkan kepada pemerintah untuk mengeksekusinya,” ujarnya.

Editor : Putra


What do you think?

Written by virgo

Usai Juara di Piala AFF 2016, Thailand Dapat Sanksi dari FIFA

Puluhan penonton pingsan di Konser Noah