in

Kota Sukabumi kekurangan golongan darah AB

Sukabumi (ANTARA News) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Jawa Barat menyebutkan daerah ini masih kekurangan golongan darah AB yang dikarenakan minimnya jumlah pendonor untuk golongan darah tersebut.

“Untuk golongan darah lainnya seperti A, B dan O persediaannya mencukupi, tapi untuk AB sulit didapat,” kata petugas pencarian pelestarian donor darah sukarela PMI Kota Sukabumi Topik Hidayat di Sukabumi, Selasa.

Namun demikian, hingga saat ini persediaan untuk golongan darah AB masih mencukupi walaupun jumlahnya terbatas. Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada warga agar secara rutin mendonorkan darahnya untuk membantu warga yang membutuhkan.

Menurutnya, rata-rata setiap bulannya kebutuhan darah mencapai 1.300 labu, untuk memenuhinya pihaknya secara gencar melakukan kegiatan donor darah yang setiap bulannya dilakukan sebanyak 30 kali.

Selain itu, saat ini sudah banyak komunitas pendonor darah yang berasal dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga. Dengan semakin tingginya tingkat kepedulian tersebut semakin banyak orang yang terbantu. Karena satu tetes darah bisa menyelamatkan nyawa seseorang yang membutuhkan.

“Persediaan yang ada di Unit Transfusi Darah PMI Kota Sukabumi untuk disalurkan ke empat rumah sakit swasta dan satu RS milik pemerintah. Tapi jika ada RS dari luar daerah yang membutuhkan akan tetap kami bantu,” tambahnya.

Topik mengatakan biasanya pada bulan puasa Ramadhan persediaan darah sedikit menurun, karena kurangnya pendonor pada bulan suci umat Islam yang disebabkan berbagai alasan seperti khawatir lelah, batal puasanya, sakit dan lain-lain.

Padahal donor darah pada saat Ramadhan tidak akan membatalkan puasa bahkan tubuh pun akan lebih segar. Namun demikian selama bulan puasa hingga Idul Fitri persediaan darah di Kota Sukabumi selalu tercukupi.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

What do you think?

Written by virgo

BBC juga angkat kontroversi pemuatan 212 dalam X-Men Gold

Komunitas muda deklarasikan “Bandung Keren Tanpa Rokok”