in

Kualitas SDM Jaminan Sosial Terus Ditingkatkan

YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menyelenggarakan program Pascasarjana Strata Dua (S2) Double Degree UGM-University of Melbourne dengan konsentrasi jaminan sosial. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia badan tersebut. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz, dan perwakilan dari FISIP UGM, Erwan Agus Purwanto, di Gedung FISIP UGM, Yogyakarta, akhir pekan lalu.

Naufal menjelaskan dalam kerja sama ini, program Pascasarjana Strata Dua (S2) Dou3ble Degree UGM-University of Melbourne memberi gelar Master of Arts in Sociology (UGM) dan Master of Social Policy (University of Melbourne-Australia) dengan konsentrasi jaminan sosial (Social Security). Kerja sama yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dalam bidang pendidikan untuk meningkatkan kompetensi SDM yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan dalam bidang jaminan sosial. “Seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan yang mengikuti program double degree ini harus melewati proses seleksi internal dan ujian masuk yang dilaksanakan oleh UGM.

Hal ini merupakan sikap profesionalisme kami dalam menjaga kualitas SDM yang kami miliki,” papar Naufal. Ia mengatakan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia merupakan salah satu unsur vital dalam pembangunan negara secara keseluruhan. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja menjadi poin penting dalam memastikan pekerja mencapai kesejahteraan dan kemandirian.

Menurut Naufal, pengetahuan dan pendidikan mengenai jaminan sosial sangat penting untuk memajukan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia. “Program beasiswa ini diharapkan dapat membawa perubahan yang besar dalam perkembangan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia,” katanya.

Rumah Pekerja

Secara terpisah, Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, mengatakan untuk memberikan manfaat tambahan bagi peserta, BPJS Ketenagakerjaan sedang merancang manfaat tambahan berupa perumahan bagi peserta.

Ini dilakukan sekaligus mendukung program pemerintah tentang satu juta rumah. Program perumahan ini tidak dapat dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan kami sendiri. Karena itu, perlu dukungan dari mitra strategis. “Kami akan siapkan pendanaan perumahan dari sisi supply dan demand. Dari sisi supply, untuk mendukung ketersediaan rumah pekerja, kami akan menempatkan dana di bank pemerintah untuk pemberian kredit konstruksi dengan bunga menarik bagi perusahaan pengembang yang membangun perumahan sesuai kriteria yang kami tetapkan,” jelas Krishna. YK/E-3

What do you think?

Written by virgo

Kemenkop Dukung Pengembangan Desa Wisata

PM Abe dan Donald Trump akan Bertemu di Washington DC