in

Legenda Manchester United dan Inggris, Sir Bobby Charlton Meninggal di Usia 86 Tahun

Penghormatan kepada Sir Bobby Charlton di Stadion Riverside. (Foto: Skysports)

PADEK.JAWAPOS.COM-Sir Bobby Charlton, legenda Manchester United dan Inggris, meninggal dunia pada usia 86 tahun.

Charlton dianggap sebagai salah satu pemain terhebat Manchester United, mencetak 249 gol dalam 758 penampilan antara tahun 1956 dan 1973. Dia memenangkan Piala Eropa bersama United tahun 1968, serta tiga gelar Divisi Pertama.

Pemenang Piala Dunia 1966 ini mencatatkan 106 caps untuk Inggris, mencetak 49 gol, rekor mencetak gol yang ia pegang dari tahun 1970 hingga 2015.

“Dengan sangat sedih kami menyampaikan berita bahwa Sir Bobby meninggal dengan damai pada Sabtu dini hari,” demikian bunyi pernyataan dari keluarganya seperti dikutip Skysports.

“Dia dikelilingi oleh keluarganya. Keluarganya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua orang yang telah berkontribusi dalam perawatannya dan kepada banyak orang yang mencintai dan mendukungnya. Kami meminta privasi keluarga dihormati saat ini.”

Manchester United juga memberikan penghormatan kepada Charlton yang mereka sebut sebagai salah satu pemain terhebat dan paling dicintai dalam sejarah klub.

“Sir Bobby adalah pahlawan bagi jutaan orang, tidak hanya di Manchester, atau Inggris, tapi di mana pun sepak bola dimainkan di seluruh dunia,” demikian pernyataan klub Manchester United.

Dia dikagumi karena sportivitas dan integritasnya serta kualitasnya yang luar biasa sebagai pesepakbola. ‘Sir Bobby akan selalu dikenang sebagai raksasa dalam permainan,” tulis pernyataan itu.

Sir Bobby memainkan 758 pertandingan dan mencetak 249 gol selama 17 tahun sebagai pemain Manchester United, memenangkan Piala Eropa, tiga gelar liga, dan Piala FA. Untuk Inggris, ia memenangkan 106 caps dan mencetak 49 gol untuk Inggris, dan memenangkan Piala Dunia 1966.

Setelah pensiun, ia mengabdi pada klub dengan terhormat sebagai direktur selama 39 tahun. Rekor pencapaian, karakter, dan pengabdiannya yang tak tertandingi akan selamanya terukir dalam sejarah Manchester United dan sepak bola Inggris. Warisannya akan tetap hidup melalui karya Sir Bobby Charlton Foundation yang mengubah hidup.

“Simpati tulus klub ditujukan kepada istrinya Lady Norma, putri dan cucunya, dan semua orang yang mencintainya.”

Karir klub Charlton paling dekat hubungannya dengan Manchester United tetapi dia juga bermain dan mengelola Preston North End.

Mantan kapten Manchester United Gary Neville menulis di X, “Sangat menyesal mendengar kabar tentang Sir Bobby Charlton. Pemain sepak bola Inggris terhebat dan duta terhebat Manchester United. Seorang juara di dalam dan di luar lapangan dan Busby Babe yang membuka jalan bagi semua orang untuk datang ke United. Beristirahatlah dengan damai, Sir Bobby.”

Penghormatan pun mengalir untuk legenda Man Utd tersebut. Manchester United akan mengenakan ban lengan hitam selama pertandingan hari Sabtu melawan Sheffield United, dan mengheningkan cipta yang telah direncanakan sebelumnya akan diperluas untuk memberikan penghormatan kepada Charlton.

Karangan bunga akan diletakkan di Patung Trinity di Old Trafford atas nama klub. Para penggemar juga mulai meletakkan bunga sebagai penghormatan di stadion. Buku belasungkawa akan dibuka untuk para penggemar dan publik pada hari Minggu mulai pukul 10 pagi di International Suite di Old Trafford.

Selain buku duka cita fisik di Old Trafford, Man Utd juga telah membuat versi online bagi mereka yang ingin memberikan penghormatan namun tidak bisa datang ke stadion.

Berbicara pada hari Sabtu setelah kemenangan 2-1 Manchester City atas Brighton, Pep Guardiola berkata: “Dia pensiun tidak lama setelah saya lahir, tapi saya jelas telah melihat sorotannya. Saya minta maaf atas nama keluarga Man City, kepada Keluarga Man Utd, keluarganya, keluarga Inggris.”

Pakar Sky Sports dan mantan kapten Man Utd Gary Neville memberikan penghormatan kepada Sir Bobby Charlton setelah kabar mantan gelandang Manchester United itu meninggal dunia. Neville membahas betapa ikoniknya Charlton bagi sepak bola Inggris dan Manchester United.

“Dia adalah perwakilan terhebat Man Utd di seluruh dunia dan telah menjabat selama 50 hingga 60 tahun. Dia biasa datang ke ruang ganti setelah setiap pertandingan menang, kalah, atau seri. Itu adalah sesuatu yang mungkin Anda anggap remeh sebagai pemain di klub. Sebuah ikon, legenda yang berjalan di sekitar ruang ganti Anda sambil mengucapkan selamat atau menawarkan rasa simpatinya dan mencoba menjemputmu jika kamu kalah. Ini jelas merupakan kerugian besar,” jelasnya.(*)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Andre Rosiade Minta Erick Thohir Kocok Ulang Komdis PSSI

Jelang Laga Roma vs Monza, Mourinho: Lukaku Tingkatkan Statistik Tim