in

Mantan Ketua PBNU Hasyim Muzadi Tutup Usia

Mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 1999-2010 Hasyim Muzadi meninggal dunia sekitar pukul 06.15 WIB, Kamis (16/3), di kediamannya di kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Kota Malang, Jawa Timur. Hasyim yang lahir di Bangilan, Tuban, 72 tahun silam tutup usia setelah menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya. 

Kabar wafatnya Hasyim diutarakan KH. Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus melalui akun Twitternya. “Inna lillahi wainna ilaihi raji’un. Kita kehilangan lagi seorang tokoh, mantan Ketum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. Semoga husnul khatimah,” tulis Gus Mus. Informasi serupa juga disampaikan putri Presiden keempat Abdurrahman Wahid, Alissa Qotrunnada Munawaroh. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah, KH Hasyim Muzadi, Kamis 16/3/2017 ini. Allahummaghfirlahum al-fatihah,” tulis Alissa dalam akun Twitternya.

Dilansir dari CNN Indonesia, semasa hidupnya Hasyim merupakan salah satu ulama dari NU yang sangat dihormati. Ia telah aktif berorganisasi sejak 1960-an dan telah menduduki sejumlah jabatan penting di tubuh NU. Ia tokoh yang dikenal berpandangan moderat. Ia kerap diundang dalam forum-forum internasional untuk berbicara mengenai Islam. Pada 2008 Hasyim bahkan pernah menjadi undang kehormatan dalam acara The 56th National Prayer Breakfast, sebuah forum internasinal yang digelar tahunan, di New York, Amerika Serikat.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Amerika kala itu, George W Bush dan para pemimpin dan pemuka agama dari seluruh dunia. “Karakter Islam terletak pada kelembutannya,” kata Kiai Hasyim ketika menjadi narasumber Forum Bahtsul Masail Kongres Ke-17 Muslimat NU, Jumat (25/11) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, seperti dilansir dari situs resmi NU. Hasyim juga aktif berkecimpung di dunia politik. Ia pernah menjadi anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur pada tahun 1986 dari Partai Persatuan Pembangunan. 

Perjalanan politiknya mencapai puncak pada 2004 saat digandeng Megawati Soekarnoputri menjadi calon wakil Presiden di Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2004. Pasangan Megawati-Hasyim kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla di putaran kedua. Aktivitas politiknya tak terlalu menonjol setelah Pilpres 2014. Namun, di era Presiden Joko Widodo, Hasyim ditunjuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden. 

LOGIN untuk mengomentari.

What do you think?

Written by virgo

Mantan Kepala PPATK Mundur dari Seleksi Hakim Konstitusi

Atletico ke Perempat Final Usai Tahan Leverkusen