in

Nyolong Sepatu, Pria Estewe Terekam CCTV Masjid

Kamis, 13 Juli 2017 12:19 WIB

* Tersangka Disidang Adat 

BANDA ACEH – Pria estewe (setengah tua) Amiruddin (53), warga Jalan Sukirman Daud, Lingkungan Mutia, Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, tertangkap tangan mencuri sepatu bermerek, milik jamaah Masjid Taqwa di Jalan ST Johansyah, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Aksi pria setengah gaek itu sempat terekam closed cirkuit television (CCTV) mesjid. Bahkan belakngan, ia bukan hanya sekali aksinya tertangkap CCTV, namun ia kala itu belum berhasil ditangkap.

Akhirnya, Selasa (11/7) sore, aksi mencolong sepatu bermerek milik jamaah itu, tertangkap tangan. Pria yang telah bekeluarga dan memiliki dua orang anak itu, diringkus langsung oleh pengurus masjid tersebut.

Ustad Saudi, Pengurus Masjid Taqwa Seutui yang menangkap sang pencuri dibantu seorang warga lainnya, kala itu memutuskan tidak mengikuti shalat berjamaah. Mereka ingin menangkap tangan sang pencuri yang sudah sering beraksi dan sangat meresahkan pengurus Masjid Taqwa dan jamaah masjid di sana. Pasalnya dari 6 kali aksi yang telah dilakukan oleh tersangka dan terekam oleh CCTV dalam menjalankan aksinya itu, seluruhnya berjalan mulus, tanpa hambatan. “Pelaku lihai dalam menjalankan aksinya. Ia memang sudah mengintai saat suasana masjid tengah lengang, karena para warga sedang melaksanakan ibadah shalat berjamaah, baik itu zuhur, ashar maupun magrib. Ia pun telah memposisikan arah sepeda motornya ke arah luar, dengan dugaan bila ada apa-apa cepat-cepat melarikan diri,” sebut Saudi.

Tapi, pada Selasa (11/7) siang, ungkap Ustad Saudi, dirinya kembali memutuskan untuk kembali tidak mengikuti shalat berjamaah dengan jamaah lain, dengan harapan dapat menangkap pelaku. “Tapi, beberapa kali kami intai tidak pernah terlihat. Kemarin, dengan kebesaran Allah, kami mengamati seorang pria yang sangat kami curigai. Karena dia menggunakan sepeda motor mirip seperti yang terekam di dalam CCTV dan memasuki halaman masjid. Kecurigaan kami semakin kuat, saat dia memutar arah kepala sepeda motor yang mengarah keluar. Begitu dia mau mengambil sepatu, langsung kami pergoki dan kami bawa ke dalam masjid,” ujarnya.

Pada saat tersangka ditangkap dan dibawa ke dalam masjid, jamaah Masjid Taqwa pun masih melaksanakan shalat berjamaah. “Begitu selesai saya langsung bilang ini pelaku yang selama ini mencuri sepatu di masjid kita. Kebetulan, pelaku tidak diapa-apain, karena pada saat itu juga ada Kapolsek Baiturrahman yang ikut shalat berjamaah,” sebut Saudi.

Pelaku pun langsung dibawa ke Mapolsek Baiturrahman dan dimintai keterangannya. Karena, kasus pencurian yang dilakukan tersangka masuk dalam tindak pidana ringan (tipiring), tidak dapat ditahan dan masih dapat diselasaikan dengan musyawarah di tingkat gampong. Akhirnya kasus pencurian itu pun difasilitasi. Berkat bantuan pihak Kecamatan Baiturrahman, yang menginformasikan kasus tersebut kepada Keuchik Gampong Peuniti, akhirnya kemarin kasus itu diselesaikan oleh dua gampong dengan disaksikan pihak Kecamatan Baiturrahman dan pihak Kepolisian dan Koramil Baiturrahman. “Hari inilah (kemarin-red) kasus ini disepakati diselesaikan di tingkat gampong. Pelaku diserahkan kembali ke gampong Peuniti. Karena sesuai Qanun Nomor 9 Tahun 2008, ada 18 kasus yang masih diselesaikan di tingkat gampong dan kewenangannya diberikan kepada tuha pheut. Termasuk salah satu kasus pencurian ini,” kata Ketua Asosiasi Keuchik se-Kota Banda Aceh, T Syaiful Banta.

Didampingi Tgk Amir, Tuha Pheut Gampong Seutui, T Syaiful menjelaskan, selama ini informasi yang diperoleh pihaknya pelaku sudah sering melakukan aksinya. Bahkan dia tidak sendiri, melainkan seluruhnya ada 4 orang. Lalu setiap sepatu bermerek yang mereka curi, mereka jual dengan harga yang mahal. “Karena rata-rata sepatu milik jamaah Masjid Taqwa yang dicuri oleh pelaku bermerek dan harganya di atas Rp 1 juta. Ini sangat disayangkan, kita harapkan kasus ini tidak lagi diulangi. Lalu, setelah kami serahkan kembali ke Gampong Seutui, bagaimana mereka akan bersikap terhadap pelaku, itu sepenuhnya kewenangan mereka,” pungkas mantan Keuchik Seutui ini didampingi Kanit Binmas Aiptu Yurizal.(mir)

What do you think?

Written by virgo

5 Peristiwa Perselingkuhan Paling Memalukan Bikin Kamu Sadar Total

Bocah Wisatawan Terjatuh dari Pagar Gangway Balohan