in

Rumah Dinasnya Diteror Bom, Risma Lapor Densus 88

Indopress, Surabaya – Setelah sempat mendapatkan teror Rumah Dinasnya akan diledakkan pada hari Rabu kemarin. Tri Risma Harini, Walikota Surabaya kemudian meminta Densus 88 untuk menelusuri ancaman peledakan Rumah Dinasnya.

“Kami sudah minta Densus 88 untuk mengungkap teror bom itu,” kata Risma usai menerima perwakilan World Bank, di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Sabtu (22/10), seperti yang dilansir oleh suarasurabaya.net.

Kejadian berawal pada Hari Rabu (19/10) sekitar pukul 15.23 WIB, Staf Umum dan Protokoler Pemkot Surabaya, Riaman mendapat telepon dari orang tak dikenal mengaku bernama Helmi.

Dalam pembicaraan telepon itu, si penelepon mengancam jika Dolly tidak dibuka lagi, maka dalam waktu tiga hari, Rumah Dinas Wali Kota dan Gedung Pemkot Surabaya akan diledakkan, terang Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser mengutip pembicaraan antara Riaman dan si peneror.

Keinginan peneror yang meminta agar eks lokalisasi Dolly dibuka kembali menurut Risma adalah hal yang aneh. Sebeb dirinya tidak pernah merasa membuka lokalisasi asusila tersebut di Surabaya.

“Aneh itu. Kapan saya buka Dolly, kok sekarang disuruh buka?” kata Risma lalu tertawa.

Risma sendiri mengaku tidak takut dengan ancaman peledakan Rumah Dinas dan Balai Kota Surabaya. “Saya tidak takut dengan ancaman itu,” pungkasnya.

The post Rumah Dinasnya Diteror Bom, Risma Lapor Densus 88 appeared first on IndoPress.


Source: IP

What do you think?

Written by virgo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Panas! Kapal Perang Rusia Sebrangi Selat Inggris Menuju Suriah

Gila! TKW Ini Siarkan Live Lewat Facebook Adegan Mandinya