in

SD Negeri 46 Payakumbuh: Panen Hasil Belajar, Inovasi dan Kreativitas CGP

TINGKATKAN KAPASITAS: Kegiatan panen hasil belajar yang dilaksanakan CGP Angkatan 8 Kota
Payakumbuh.(TIM LAMAN GURU)

Panen hasil belajar adalah inovasi dan kreativitas guru penggerak yang telah dilaksanakan dan dikembangkan di sekolah dan nantinya harus melakukan inovasi-inovasi baru lainnya.

Kegiatan panen hasil belajar ini merupakan kegiatan publikasi karya-karya calon guru penggerak setelah menyelesaikan pendidikan guru penggerak.

Ini adalah moment yang ditunggu-tunggu oleh Calon Guru Penggerak (CGP). Karena kegiatan panen hasil belajar ini merupakan merupakan puncak pembelajaran dan juga puncak hasil belajar selama lebih kurang 6 bulan.

Pada hari Minggu, 3 Desember 2023, telah dilaksanakan kegiatan publikasi Panen Hasil Belajar para Calon Guru Penggerak Angkatan 8 Kota Payakumbuh, di bawah bimbingan pengajar praktik Lindawati, M.Pd, dengan fasilitator Sarah Shopia Hutapea, S,Pd, M.Pd.

Kegiatan publikasi Panen Hasil Belajar ini dilaksanakan di SMKN 2 Payakumbuh mulai pukul 09.00–16.00 WIB. Acara ini diikuti oleh 46 Calon Guru Penggerak, 9 Pengajar Praktik serta Kepala Sekolah tempat Calon Guru Penggerak mengabdi.

Kegiatan ini juga dihadiri secara langsung oleh 8 orang pengawas sekolah Syarfionarita, S.Pd, Yuli Sumarni, S.Pd, AUD, Serfi Firman Rasyid, S.Pd, Erni A, S.Pd, Marizon Neldi, Delfizal, M.Pd, Erizal, S.Pd, dan Hj. Irmatati.

Acara publikasi panen hasil belajar ini dibuka dengan lantunan Ayat Suci Al Quran serta doa bersama. Kemudian dilanjutkan dengan praktik berbagi yang disampaikan oleh utusan CGP Angkatan 8 mulai dari modul 1 sampai modul 3.

Acara ini kemudian dilanjutkan dengan tari pasambahan oleh beberapa calon guru penggerak angkatan 8 Kota Payakumbuh untuk menyambut kedatangan PJ Wali Kota Payakumbuh dalam hal ini diwakili Sekko Payakumbuh, Drs. H. Rida Ananda, M.Si.

Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta menyanyikan mars Guru Penggerak yang dinyanyikan oleh seluruh calon guru penggerak angkatan 8 Kota Payakumbuh. Acara inti selanjutnya yaitu penampilan bakat dari masing-masing PP calon guru penggerak seperti menampilkan kesenian karawitan dan puisi.

Panen Hasil Belajar ini dibuka langsung oleh Sekko Payakumbuh Drs. H. Rida Ananda, M.Si yang juga dihadiri oleh BGP Sumbar, Sekeretaris Dinas Drs. Danil Defo, M.Si serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Luapan kegembiraan dan kebahagian terpancar dari wajah-wajah Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 8 Kota Payakumbuh, termasuk saya sendiri calon guru penggerak.

Dalam pidatonya Drs. H. Rida Ananda, M.Si menyampaiakan harapannya kepada calon guru penggerak angkatan 8 Kota Payakumbuh agar dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh selama bertugas di bidangn pendidikan.

Demi kemajuan pendidikan, dan berharap agar calon guru penggerakan terus tergerak, bergerak dan menggerakkan diri sendiri, orang lain dan komunitas praktisi yang ada di Kota Payakumbuh.

Untuk sama-sama berkolaborasi melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi dalam mencapai tujuan pendidikan. Agar menjadikan anak didik sebagai insan cendikia investasi bangsa. Rida Ananda juga berharap semua calon guru penggerak angkatan 8 Kota Payakumbuh dapat lulus 100% dengan nilai yang Amat Baik.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Drs. Danil Defo, M.Si dalam pidatonya yang dalam hal ini mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. H. Dasril, S.Pd, M.Pd yang berhalangan hadir.

Drs. Danil Defo, M.Si berharap dengan adanya komunitas guru penggerak yang ada di Kota Payakumbuh, maka pendidikan Kota Payakumbuh semakin maju, serta dapat memberikan pembelajaran yang berpihak kepada murid, yang sesuai dengan zaman dan kodrat murid yang dapat menghasilkan generasi-generasi yang atif, berpotensi serta memilki karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke zona pameran karya calon guru penggerak. Zona pameran diisi dengan produk hasil karya calon gur penggerakdan hasil karya murid.

Berbagai jenis portofolio CGP ditampilkan dalam zona pameran hasil belajar seperti banner aksi nyata, produk makanan khas daerah, hasil kolaborasi CGP, murid, wali muirid dan komunitas sekolah, buku antalogi, puisi karya calon guru penggerak, modul pembelajaran, prakarya dari set sofa dari botol bekas minuman, pot bunga dari tanah liat, keranjang dari rotan, plastik bekas deterjen dan makanan yang dibuat menjadi tas serta bunga dari kertas bekas yang dijadikan barang berguna dan bernilai jual.

Marizon Neldi, S.Pd selaku pengawas SD Kota Payakumbuh menyampaikan tanggapan positif terhadap kegiatan calon guru penggerak. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan guru penggerak yang merupakan implementasi dari Merdeka Belajar yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek 3 Juli 2020 dan menyampaikan harapannya kepada calon guru penggerak untuk terus mengembangkan dan menularkan ilmu, serta komppetensi yang sudah didapat, kepada rekan sejawat untuk meluaskan dampak baik dan manfatnya.

Dalam pada Panen Hasil Belajar ini setiap kelompok dari PP masing-masing CGP menyuguhkan stand yang berisi hasil karya CGP dan hasil belajar murid, serta juga menampilkan program pembelajaran yang berdampak positif pada murid pada sekolah masing-masing.

Sesuai dengan motto guru penggerak yaitu tergerak, bergerak dan menggerakkan maka diharapkan para calon guru penggerak dapat melakukan perubahan-perubahn baik untuk dirinya, murid, rekan sejawat, dan juga sekolah ke arah yang lebih baik.

Sesuai dengan yang telah dipelajari selama pendidikan guru penggerak dengan membiasakan budaya positif di lingkungan sekolah, melakukan pembelajaran yang berpusat pada murid serta memberikan pelayanan sesuai dengan bakat minat serta potensi murid yang sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman demi kemajuan Pendidikan Nasional.

Acara ditutup dengan doa bersama. Semoga kegiatan singkat dan dilakukan dalam keterbatasan ini dapat memberikan pandangan serta wawasan baru di dunia pendidikan.

Terkait program guru penggerak diharapkan dapat menjadi katalis perubahan pendidikan di daerah dengan cara menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan wilayah calon guru penggerak.

Dan dapat menjadi pengajar praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan sekolah, mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah, membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam, dan luar sekolah.

Ini untuk meningkatkan kualitas pembelajarandan menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah.

Semoga kegiatan ini juga dapat menginspirasi seluruh guru yang ada di Kota Payakumbuh untuk ikut serta memajukan pendidikan Indonesia dengan cara menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid.

Dan menggerakkan komunitas pendidikan yang lebih baik melalui Program Guru Penggerak. Guru yang senantiasa mau belajar dan mengembangkan diri adalah harapan bagi pendidikan negeri ini.

Karena secanggih apapun teknologi tidak akan dapat menggantikan seorang guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik yang tidak menuntut, tetapi menuntun agar murid hidup bahagia dan terhindar dari bahaya.(***)

What do you think?

Written by Julliana Elora

SDN 21 Payakumbuh, Kebiasaan Yang Berbuah Penghargaan

KIWI Challenge berakhir dengan diikuti 59 tim dari 37 sekolah