in

Sejak SMA Ramlan Butar-butar Merantau Ke Jakarta

DELISERDANG ( Berita ) : Ramlan Butar-butar pelaku perampokan disertai pembunuhan sadis menewaskan enam orang di Pulomas yang ditembak mati oleh Polda Metro Jaya pernah berdomisili di Kec. Lubukpakam, namun sejak masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Ramlan merantau ke Jakarta. Hal itu dikatakan Camat Lubukpakam Ismail kepada Wartawan, Kamis (29/12).

“Ramlan ini tidak lagi warga Kec. Pakam, dia dulu pernah berdomisili di Kec. Pakam sampai dia pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun ketika ia masuk Sekolah Menengah Atas, dia pindah dengan orangtuanya dan keluarganya ke Jakarta,” katanya. Menurutnya, alamat Ramlan dan keluarganya ketika berdomisili di Kab. Deliserdang tempatnya di Pasar VI, Kel. Lubukpakam III, Kec. Lubukpakam Kab. Deliserdang.

Kepala Lingkungan II Kel. Lubukpakam, Montes mengaku sejak pindah masuk Sekolah Menengah Atas, Ramlan merantau ke Jakarta dan surat menyurat soal administrasinya tak ada lagi. “Memang kita akui kalau lahir dan sekolah SD dan SMP dia itu di sini akan tetapi SMA sudah di Jakarta,” ungkapnya.

Dijelaskan Montes lagi, bahwa Ramlan merupakan anak ke 6 dari 8 bersaudara dan hanya satu perempuan, sedangkan ibu dan ayahnya sudah meninggal dan dikuburkan di Jakarta. “Kalau masalah di mana dimakamkan Ramlan, menurut saya tidak mungkin jenazahnya dibawa ke sini karena keluarganya sudah di Jakarta,” katanya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan bahwasannya rekam jejak Ramlan belum pernah melakukan tindakan perampokan di wilayah hukum Polres Deliserdang. “Ramlan ini kalangan orangtua saja yang mengenalnya karena jarang pulang ke Pakam,” katanya.

Menurut Fathir, Polres Deliserdang ikut dilibatkan dalam usaha penangkapan pelaku perampokan disertai pembunuhan menewaskan 6 orang tersebut. Hal ini lantaran adanya pelaku lain saat ini belum berhasil ditangkap dan disebut-sebut ada di antara pelaku satu dengan yang lain masih ada hubungan keluarga.

“Secara otomatis kita memang ikut dilibatkan juga untuk menangkap pelaku belum tertangkap. Bisa sajakan pulang ke sini, cuma memang sampai sekarang memang belum ada,” ungkapnya.(WSP/cel/J)

What do you think?

Written by virgo

Refleksi Demokrasi Aceh Tahun Ini

6 Bukti Hancurnya Kehidupan di Bumi Akibat Ulah Manusia