in

Serahkan 10 Ranmor Penyuluh, Benny Utama Minta Kemenag Geber Pasaman Berimtaq

Memasuki tahun ke tiga masa pengabdian di periode ke duanya, Bupati Pasaman H. Benny Utama mulai menelisik implementasi 10 program prioritas pembangunan Pasaman yang sudah ditetapkan dan dituang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021 – 2026.

Khusus program pembangunan manusia seperti Program Pasaman Cerdas, Pasaman Sehat dan Pasaman Berbudaya,  memang sudah berjalan, berikut dengan penganggarannya melalui APBD Pasaman.

“Ada satu program dan itu paling utama yakni Pasaman Beriman dan Bertaqwa, yang implementasinya masih kurang. Saya sangat berharap, jajaran Kemenag Pasaman bantu susun program ini, agar bisa kita anggarkan serta buat regulasinya,” kata Bupati H. Benny Utama, saat acara penyerahan 10 unit sepeda motor untuk para penyuluh agama dan hibah 5 persil tanah Pemda Pasaman untuk lokasi pembangunan Kantor Urusan Agama di lima kecamatan.

Acara berlangsung Selasa (29/11) pagi di halaman Kantor Kemenag Pasaman, dihadiri Kepala Kantor Kemenag Gusman Piliang, para pejabat Kemenag, Kepala KUA, Kepala MAN dan MTsN serta para Penyuluh Agama.

Dalam kesempatan pidato lepas hampir 60 menit saat itu, Bupati Benny Utama memaparkan konsep ‘Pembangunan Manusia’ Pasaman seutuhnya. Menurut bupati, selain kesehatan, intelegensia atau kecerdasan, peluang usaha serta ekonomi, yang lebih penting lagi dalam konsep ‘Pembanguan Manusia’ adalah membangun spiritualnya. Manusia yang sehat, cerdas dan mapan secara ekonomi, harus memiliki bentengi Iman dan Taqwa dalam dirinya.

“Saya harap teman-teman Kemenag bantu Saya dengan program Imtaq ini. Nanti penganggarannya kita tompangkan di Bagian Kesra karena bersumber dari APBD, dan eksekusi programnya oleh jajaran Kemenag,” kata bupati lagi.

Tentang 10 unit ranmor untuk para penyuluh agama di kecamatan, baru merupakan tahap awal yang dimulai di akhir tahun 2022 ini. Selanjutnya tahun depan, Bupati Benny Utama telah berkomitmen melengkapi lagi untuk seluruh tenaga penyuluh agama yang berjumlah 21 orang di Pasaman.

“Kenapa hanya 10 sepeda motor yang sekarang, saya ingin tahun ini cukupkan jadi 12, karena KUA kita ada di 12 kecamatan,” kata bupati kepada asisten I dan asisten III yang keduanya memakai kopiah saat mendampingi di Kemenag pagi itu.

Ikut disinggung bupati tentang masalah Honor Penyuluh Agama yang masih kecil, dan perlu ditingkatkan di tahun berikutnya.

Bupati Benny Utama yang mengaku bangga dan bahagia bisa hadir di tengah-tengah jajaran kementerian agama, juga sempat menjelaskan implementasi program Pasaman Terakses.

“Pembangunan infrastruktur Pasaman sekarang adalah menggempur daerah pinggir. Karena konsep pembangunan itu harus merata dan berkeadilan,” jelasnya.

Dan diungkap, pada tahun anggaran 2023 sudah dialokasikan Rp23 miliar untuk akses jalan di Kecamatan Mapattunggul Selatan, Rp21 miliar di Kecamatan Mapattunggul, serta belasan miliar lainnya untuk akses daerah-daerah tepi lainnya, seperti di Kecamatan Dua Koto, Rao Utara, Tigo Nagari.

“Jalan ke lokasi Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu Pasaman di Lubuksikaping, yang akan dibangun Kementerian Agama tahun depan, juga sudah selesai kita aspal tahun ini, dengan dua jalur,” tambah bupati lagi.

Dan penyerahan Aset tetap berupa tanah untuk pembangunan kantor KUA yang dihibahkan Pemda Pasaman, masing-masing berada di Kecamatan Rao, Rao Utara, Rao Selatan, Simpati dan Tigo Nagari.

Kepala Kantor Kemenag Pasaman, Drs H Gusman Piliang dalam sambutan pembukaannya menyebut bahwa perhatian dan bantuan Bupati Benny Utama kepada jajaran Kemenag Pasaman begitu tinggi, dan itu sudah dimulai Beliau  sejak menjabat Wakil Bupati Pasaman awal tahun 2000 lalu, hingga kini menjabat bupati di periode ke dua.

“Selama kebijakan Pak bupati untuk kepentingan keagamaan, insyaallah Pak Bupati akan masuk surga kelak. Dan Saya yakin Pak Benny tahu akan hal ini,” ujar Buya Gusman.

Diungkapkan pula, atas desakan Pak Bupati, alhamdulillah Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu Pasaman yang sudah dihibahkan Pemda tanahnya, tahun depan akan dibangun oleh Kementerian Agama  dengan anggaran Rp3,6 M.

Juga di tahun 2023, akan dibangun Kantor KUA Kecamatan Tigo Nagari senilai Rp1,6 M, termasuk Rehab Kantor Kemenag Rp500 juta.

Usai penyerahan bantuan sepeda motor dan hibah tanah, Bupati Pasaman berkesempatan melepas dua orang siswi madrasah Pasaman yang akan berlaga dalam ajang Pekan Olah Raga dan Seni Diniyah Tingkat Nasional 2022 di Bandung.

Kedua gadis cilik ini akan turun di cabang bulu tangkis dan puisi Islami. Dan sebelum berangkat, Bupati Benny Utama berpesan agar keduanya mampir dulu ke Kantor Bupati. (*)

What do you think?

Written by Julliana Elora

STIKes Alifah-KREKI Pusat Lantik Relawan di Sumbar

Niat Baik dan Doa