in

SMA Negeri 1 Bukittinggi, Landbouw Eco School Tutup Rangkaian Semester 1

KREATIF: Para siswi didampingi guru pembimbing SMAN 1 Bukittinggi memperlihatkan kreativitas yang mereka lahirkan.(IST)

Lingkungan adalah kawasan dan seluruh bagian yang terdapat di dalamnya yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan manusia. Oleh karena itu penting bagi kita untuk menjaga lingkungan.

SMAN 1 Bukittinggi mengusung tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) mengakhiri rangkaian Pembelajaran semester 1 tahun pelajaran 2022/2023.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 10 Desember 2022 pada pukul 09.00 WIB yang diikuti oleh seluruh siswa Fase E sebanyak 74 kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 6 orang siswa yang didampingi oleh guru yang mengajar di Fase E.

Sebelum sampai pada Perayaan Hasil Belajar (Pameran), ada beberapa tahapan yang dilalui oleh seluruh peserta didik pada fase E ini. Projek ini dimulai dengan tahapan pengenalan permasalahan sampah yang tidak bisa terurai yang berpengaruh kepada kelangsungan ekosistem.

Pemahaman terhadap sampah organik dan anorganik juga dilakukan oleh peserta didik. Setelah proses pengenalan diharapkan peserta didik menyadari apa yang dapat mereka lakukan pada riset dan pada tahap aksi.

Pada tahap ini, peserta didik diharapkan dapat menerapkan apa yang telah mereka ketahui dan mencoba mencari solusi yang mungkin diaplikasikan yaitu dengan melakukan berbagai aksi nyata untuk mengurangi sampah plastik mulai dari diri sendiri guru akan mendampingi dalam tahap pengenalan ini. Kemudian tahap kontekstual, peserta didik mencoba melihat apa yang terjadi di lingkungan sekitar dan mengindentifikasi permasalahan yang ada kemudian mencari solusi.

Selanjutnya di tahap aksi, dengan mempertimbangkan suara murid, peserta didik diberikan pilihan dalam mencari solusi, misalnya melalui kampanye, membuat daur ulang sampah dll. Projek ini tidak terlepas dari tahap akhir yaitu refleksi dan tindak lanjut agar apa yang dilakukan dapat bermakna bagi penguatan profil pelajar Pancasila di dalam diri peserta didik.

Pada perayaan hasil belajar tersebut Kepala SMA Negeri 1 Bukittinggi, Dra. Silfa Dusun, M.Pd menyatakan bahwa menjaga lingkungan merupakan kewajiban kita Bersama. Peduli terhadap Lingkugan bisa dimulai dari diri sendiri.

Melalui projek ini diharapkan kesadaran untuk peduli akan kelestarian lingkungan. Dengan mengangkat tema “gaya Hidup Berkelanjutan” diharapkan peserta didik dapat memiliki gaya hidup tersebut dan diharapkan dapat membangun dimensi Profil Pelajar Pancasila yang sesuai dengan Visi Pendidikan Indonesia.

Pada kegiatan tersebut hadir juga seluruh majelis guru dan siswa kelas XI dan XII mengunjungi stand pameran yang berada di Lantai 3 gedung Utama. Ada dua belas kelas pada Fase E ini mulai dari E1 sampai dengan E12. Masing-masing kelas memiliki hasil kreativitas dan produk yang berbeda sesuai dengan analisis permasalahan yang mereka temukan di lapangan.

Contohnya pada kelas E1, mereka menemukan permasalah masih adanya penjual makanan yang menggunakan kantong plastik sebagai pembungkus makanan, maka peserta didik mencarikan solusi bagaimana jika pembungkus makanan yang dipakai adalah yang ramah lingkungan. Maka mereka membuat produk yang berasal dari kertas koran dan paper bag yang bisa dipakai jika membawa makanan.

Kemudian ada juga kelas E12 yang menemukan masalah yang berkaitan dengan sumber air yang masih berbau, maka mereka pun membuat produk Eco Water Filter yang memanfaatkan barang bekas dan bahan yang ramah lingkungan, sehingga air tidak berbau lagi dan bernilai ekonomis juga. Dan masih banyak hasil produk yang merupakan kreativitas peserta didik dengan hanya satu tag line judul yaitu “Landbouw Eco School”. (***)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka

Pria Ini Mendiami Kios Ukuran 1,5 Meter Selama 30 Tahun Sebagai Tukang Sol Sepatu