in

Tidak Ada Pemilih Siluman di Pilkada Jakarta

Sempat muncul berita tentang ditemukannya daftar pemilih yang diduga siluman. Temuan pemilihan siluman itu pertama kali dilansir oleh Tim Kampanye dari pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Mereka mengaku, setelah melakukan penyisiran menemukan data pemilih ganda di Daftar Pemilih Sementara atau DPS sejumlah 104.826 orang.

Pihak KPUD DKI Jakarta sendiri langsung merespons itu. Menurut Ketua KPUD Sumarno, setiap dugaan atau temuan yang mengarah kepada adanya pemilih siluman atau ganda, akan cepat direspons oleh lembaganya.

Prinsipnya KPUD Jakarta, ingin memastikan daftar pemilih benar-benar valid. Selain itu, komisi pemilihan juga punya kewajiban untuk memastikan hak-hak pemilih di Jakarta benar-benar terjamin.

Untuk mengetahui, apakah ada pemilih siluman dalam daftar pemilih di Jakarta, Koran Jakarta sempat mewawancarai Ketua KPUD Jakarta, Sumarno, di Jakarta, Senin (13/12). Berikut petikan wawancaranya.

Temuan sekitar 100 ribuan pemilih siluman yang ditemukan Tim Anies Baswedan-Sandiaga Uno itu benar-benar ada?

Tidak ada pemilih siluman dalam Pilkada DKI. Data dari Tim Anies-Sandiaga sudah disandingkan dengan data di KPU.

Jadi tak benar ada pemilih siluman hingga ratusan ribu?

Ada yang benar ada yang tidak benar karena datanya tidak update. Saat ini sudah diselesaikan. Daftar Pemilih Tetap atau DPT sudah ditetapkan dan sudah diterima semua tim pasangan calon.
Langkah KPUD Jakarta sendiri dalam memastikan DPT yang valid bagaimana?

Untuk validitas data, KPU berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat dan berbagai instansi terkait.

Tapi sebelumnya memang ada pemilih ganda dalam DPS?

Ya, kami mengakui bahwa data ganda sempat kita temukan dalam DPS. Namun daftar pemilih handa itu kita sisir, kita lakukan perbaikan dan sekarang sudah hilang setelah dilakukan perbaikan data. Jadi tidak ada lagi pemilih siluman itu. Yang kemarin dikabarkan siluman itu setelah dikroscek datanya sudah ketemu.

Diluar itu, kami juga saat melakukan perbaikan data pemilih, kami juga mengundang tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga. Karena mereka yang mengaku sempat menemukan data pemilih ganda di DPS sejumlah 104.826 orang itu.

Namun setelah dilakukan pengecekan, kami memang menemukan adanya pemilih di satu alamat atau tempat tinggal yang sama. Jadi itu adalah warga yang ada di dalam panti, orang lanjut usia semua ada di situ. Itu salah satu contoh.

Dalam kroscek daftar pemilih, Bawaslu atau pengawas dilibatkan?

Iya dong. Kami juga selain melibatkan tim pemenangan juga melihatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Bawaslu DKI Jakarta.

Berapa daftar pemilih untuk Pilkada di Jakarta?

Daftar pemilih yang sudah ditetapkan sebanyak 7.162.856 pemilih.

Nantinya daftar pemilih ini akan dijadikan acuan apa, selain untuk surat suara?

Ya, data pemilih ini nantinya akan menjadi acuan bagi kami dalam menyusun lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

Lalu bagaimana nasibnya pemilih yang belum masuk dalam DPT?

Nah, bagi pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, haknya tetap harus dijamin. Mereka dapat tetap menggunakan hak pilihnya saat hari pemilihan nanti, namun syaratnya mereka harus memiliki bukti e-KTP elektronik.

Kalau belum punya e-KTP bagaimana?

Mereka bisa meminta dan menggunakan surat keterangan yang diberikan Dinas Dukcapil. Surat itu yang menyatakan bahwa mereka telah merekam data sebelum hari pemilihan.  agus supriyatna/AR-3

What do you think?

Written by virgo

Dari Kuliner, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Siap Geber Sektor Pariwisata

5 Khasiat Bedak Sejuk Untuk Kulit