in

Tujuh wakil Indonesia lolos ke babak kedua Japan Open

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak tujuh wakil Indonesia melaju ke putaran kedua turnamen bulu tangkis Daihatsu Yonex Japan Open 2019 yang digelar di Tokyo.

Pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, unggulan keenam, menjadi wakil pertama yang lolos setelah menang melawan ganda campuran Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie 21-19 21-18 dalam waktu 33 menit pada babak pertama turnamen Super 750 itu, demikian laman resmi turnamen, Selasa.

Kemudian Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, yang menjadi unggulan ketujuh menumbangkan wakil ganda campuran Jepang Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo dalam tiga gim 21-15 19-21 21-10.

Sedangkan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow harus terhenti di babak pertama usai kalah dari pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue 15-21 13-21.

Dari sektor ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang menjadi unggulan kelima, masih terlalu tangguh bagi pasangan peringkat 25 asal Belanda Selena Piek/Cheryl Seinen.

Greysia/Apriyani menang mudah 21-14,21-13 dalam waktu 31 menit untuk melaju ke babak kedua.

Laju peringkat lima dunia itu tidak dibarengi rekan senegaranya, Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto yang harus meladeni unggulan pertama Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Pasangan Indonesia peringkat 29 itu tersingkir usai kalah dua gim 11-21, 18-21.

Satu lagi pasangan ganda putri harus terhenti di babak pertama. Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta cukup merepotkan pasangan unggulan kedelapan China Du Yue/Li Yin Hui dengan bermain tiga gim ketat dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 24 menit sebelum mengakui kekalahanannya 21-18, 15-21, 22-20.

Baca juga: Matsutomo/Takahashi incar gelar Japan Open dan tiket Olimpiade

Dua wakil tunggal putra yang bertanding hari ini mampu melewati ujian partai pembuka mereka ketika Anthony Sinisuka Ginting, yang menjadi unggulan ketujuh turnamen mengirim pulang wakil China Lu Guang Zu setelah bermain 47 menit dengan skor 22-20, 21-16.

Kemudian Tommy Sugiarto melaju ke babak selanjutnya usai membungkam wakil Prancis Brice Leverdes 26-24, 21-6.

Dari sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung meredam perlawanan Line Hojmark Kjaersfeldt dari Denmark lewat permainan selama 32 menit dalam dua gim 21-15, 21-17.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Gregoria mengaku belum tampil seratus persen. Ia masih sering ragu-ragu karena bermain hati-hati dan tak mau membuat kesalahan sendiri.

“Memang masih kurang lepas mainnya, terlalu memikirkan harus kurangi kesalahan, jadi kurang enjoy. Pada game kedua masih begitu juga, tapi setelah poin 11 ke atas, saya bisa lebih mengatur permainan,” kata Gregoria seperti dilansir laman resmi PBSI.

Sementara itu, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi salah satu wakil ganda putra yang lolos ke babak kedua usai mengalahkan Lu Ching Yao/Yang Po Han dari Taiwan 21-10. 21-13.

“Lawan tidak bermain maksimal hari ini, jadi kami manfaatkan kesempatan ini, jangan membuat kesalahan sendiri,” kata Fajar.

Fajar kemudian mengatakan bahwa kekalahan di Blibli Indonesia Open 2019 pekan lalu memang bukan capaian yang sesuai dengan target, namun mereka berusaha untuk mengambil pelajaran dan fokus ke turnamen Japan Open ini.

Positive thinking saja, kami sekarang fokusnya ke turnamen ini (Japan Open). Kami berharap bisa tampil konsisten, jangan sekarang bagus, besoknya blank dan underperform, harus dijaga kestabilannya,” ungkap Fajar.

Kemudian, rekannya, Berry Angriawan/Hardianto harus menyudahi perjuangan mereka usai ditaklukan wakil ganda putra Thailand Bodin Isara/Maneepong Jonjit.

Pertandingan babak pertama turnamen Daihatsu Japan Open 2019 akan dilanjutkan pada Rabu di mana masih ada enam wakil Indonesia yang akan bertanding yaitu Fitriani, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Jonatan Christie, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso

 

Keseruan suporter berkostum unik di Indonesia Open 2019

https://video.antaranews.com/clip/2019/07/20190718aymflash-keseruan-suporter.mp4

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019


What do you think?

Written by Julliana Elora

Pemberhentian ribuan guru di Simalungun karena bebani anggaran daerah

Etape 16 Tour de France