in

Vettel Wajib Menang di Jepang

Pace Ferrari Lebih Baik

Setelah melewati sesi latihan bebas hari pertama GP Jepang, pimpinan klasemen pembalap Formula 1 Lewis Hamilton langsung berkomentar bahwa mobil Mercedes-nya sudah kembali “normal”. Suhu udara dingin jika dibandingkan Sepang, Malaysia, membuat pembalap Inggris tersebut percaya diri, mobilnya bisa bertarung maksimal akhir pekan ini.

Hujan lebat turun sesaat sebelum sesi latihan bebas kedua (FP2) dimulai. Race control memutuskan menunda waktu start. Tim dan pembalap menghibur para penonton yang datang ke sirkuit dengan membuat perahu mainan untuk diadu di pitlane. 

Hujan berhenti saat FP2 menyisakan 45 menit. Pembalap Ferrari Kimi Raikkonen yang pertama keluar trek menjajal cengekeraman ban. Tapi dia hanya melakukan lap instalasi untuk kemudian masuk kembali ke garasi. Hanya lima pebalap bisa mencatatkan waktu pada sesi tersebut. Salah satunya adalah Hamilton, yang menjadi pembalap tercepat. Catatan waktunya 1 menit 48,719 detik. Lebih cepat 0,799 detik dari pembalap Force India-Mercedes Esteban Ocon.

Hujan sebenarnya sudah mengancam sejak FP1. Para pembalap berlomba-lomba keluar trek lebih awal untuk mendapatkan kondisi sirkuit yang “clear”. Bintang Ferrari Sebastian Vettel menjadi yang tercepat di FP1 setelah membukukan waktu 1 menit 29,166 detik. Hanya 0,2 detik di depan Hamilton. 

Pada sesi pagi Red Bull juga menunjukkan tanda-tanda tangguh ketika Daniel Ricciardo finis di posisi ketiga, tak sampai 0,4 detik di belakang Vettel. Sedangkang Kimi Raikkonen di posisi keempat. 

Hamilton menggunakan paket aerodinamika baru sepanjang sesi latihan kemarin. Paket tersebut sudah dibawa sejak GP Malaysia akhir pekan lalu. Hamilton memilih untuk tidak menggunakannya di Sepang. Sementara rekan satu timnya Valtteri Bottas menggunakannya. Saat itu Hamilton berhasil menyabet pole position dengan aerodinamika spek lama. Meski saat balapan performanya mengecewakan.

Hamilton sebenarnya ingin bertahan dengan spek lama di Suzuka, tapi Mercedes berhasil meyakinkan jika paket aero baru memiliki potensi besar untuk melawan Ferrari dan Red Bull.

”Hari yang menarik. Rasanya mobil jauh lebih baik dibandingkan dengan di Malaysia. Mobil seperti kembali normal, jadi saya siap untuk balapan,” ucap Hamilton. Sayangnya, kepercayaan diri yang dirasakan Hamilton tak ikut dialami Bottas. Pembalap Finlandia itu harus terkena penalti mundur start lima grid karena mengganti girboks. Penalti itu dijatuhkan karena satu unit girboks semestinya dipakai dalam enam balapan. Jika harus diganti sebelum jadwalnya penalti lima grid harus diterima. 

Penalti tersebut merupakan pukulan bagi Bottas. Karena setelah melakoni balapan buruk di Sepang, kini jarak poinnya dari Hamilton menjadi 59 angka. Di Sepang, Bottas yang start di posisi kelima juga berhasil disalip Vettel. Padahal pembalap Ferrari itu start dari posisi buncit. Dengan start mundur lima posisi, ambisi Bottas untuk terus mengepras jarak poin dari Vettel dalam perebutan posisi kedua klasemen pembalap semakin berat.

Sementara GP Jepang Minggu besok (8/10), adalah balapan wajib menang bagi Vettel. Jarak 34 poin di klasemen pembalap harus segera dikepras. Jika gagal, Hamilton dan Mercedes sudah bisa berpesta merayakan gelar juara dunia di Amerika Serikat atau di Meksiko.

Kondisi kontras antara Malaysia dan Jepang biasanya terkait dengan suhu udara. Sepang selalu konsisten di angka 30 derajat celsius atas hingga 40 derajat celsius. Sementara di Suzuka kemarin, temperatur udara relatif lebih dingin. Kemarin sekitar 24 derajat celsius. Faktor ini bisa menguntungkan Mercedes yang lebih buruk dalam menghemat ban dibandingkan Ferrari. Namun perakiraan cuaca menyebutkan, Minggu besok suhu udara bisa lebih panas dari biasanya.

Jika dianalisa dari kecepatan pembalap di sektor terbaik Suzuka, Hamilton lebih baik dari Daniel Ricciardo (Red Bull) 0,329 detik di sektor pertama. Kecepatan Vettel dan Hamilton hampir setara di sektor tiga. Padahal itu adalah area dimana seharusnya Mercedes bisa sangat kuat, karena di sana pembalap bisa menginjak pedal gas penuh.

Sedangkan di sektor pertama Vettel lebih cepat 0,146 detik dari Hamilton. Gap-nya 186 detik. Itu berarti Vettel punya pace lebih baik dibandingkan Hamilton di Suzuka. ”Kami punya mobil yang cepat. Tidak ada kekhawatiran untuk bertarung di Suzuka Minggu nanti,” kata Vettel. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

What do you think?

Written by Julliana Elora

Daud Yordan Naik Ring Januari

Konsul AS Puji Toleransi di Sumbar