in

Antisipasi Gerakakan ISIS Resahkan Masyarakat

Medan ( Berita ) : Pakar Hukum Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Budiman Ginting,SH, berpendapat, pemerintah melalui aparat keamanan harus tetap mendukung dan mengantisipasi gerakan kelompok ISIS yang mengganggu keamanan, serta meresahkan masyarakat “Kelompok radikal yang selama ini selalu menentang kebijakan pemerintah itu, tidak boleh dibiarkan berkembang dan harus diberantas habis,” kata Budiman di Medan, Senin [26/12].
Organisasi kemasyarakatan yang berada dibawah pengaruh ISIS itu, menurut dia, harus segera dicegah menanamkan pengaruh anti- Pancasila terhadap pemuda di Indonesia. “Pemerintah harus menindak tegas dan memproses hukum organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang menjadi penghubung ISIS di tanah air,” ujar Budiman.

Ia menyebutkan, diduga ada beberapa anggota kelompok ISIS yang mulai membuat gerakan-gerakan dengan cara teror bom berbagai daerah di Indonesia. Namun, kegiatan yang dapat membahayakan keamanan negara dan keselamatan masyarakat itu, berhasil diketahui Polri dan menangkap para terduga teroris tersebut.

“Kinerja Polri yang meringkus para terduga teror itu, perlu diapresiasi dan memberikan penghargaan kepada mereka yang dinilai berjasa, serta berprestasi,” ucap Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU).

Budiman menambahkan, aparat keamanan yang berhasil menggagalkan rencana pengeboman para terduga teroris terhadap sejumlah objek vital milik negara adalah hal yang luar biasa. Selain itu, kerja keras yang dilakukan jajaran personel Polri tersebut, harus lebih ditingkatkan lagi, sehingga dapat mengungkap terduga teroris lainnya.

“Polri diharapkan bersinergi dengan TNI, BNPT, dan BIN mewaspadai kelompok radikal dibawah ISIS yang selalu mempengaruhi ormas di Indonesia, hal ini sangat berbahaya,” kata alumni S-2 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebutkan ISIS berupaya membangun kekuatan di Filipina yang dijadikan markas di wilayah Asia Tenggara. Gatot mengungkapkan ISIS mengincar Filipina Selatan sebagai kekuatan baru di wilayah Asia Tenggara yang berpotensi menyebar ke Indonesia.

Jenderal TNI bintang empat itu mengingatkan Indonesia harus mewaspadai ancaman gerakan terorisme tersebut lantaran Filipina berjarak tidak terlalu jauh dari Sulawesi dan Kalimantan. (ant )

What do you think?

Written by virgo

Empat Teroris Purwakarta Jamaah Anshar Daulah

5 Seluncuran Air Paling Ekstrim di Dunia