in

BPBD Solok evakuasi warga terdampak banjir

Solok (ANTARA) – Badan penanggulangan Bencana Daerah Kota Solok, Sumatera Barat mengevakuasi warga yang terdampak banjir yang merendam sejumlah rumah di kota tersebut akibat  hujan deras.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Solok Fera Zuana di Solok, Minggu mengatakan kawasan yang terdampak banjir tersebut, yakni Kelurahan Tanah Garam, dan Kecamatan Lubuk Sikarah.

“Akibat peristiwa itu, terdapat 324 rumah yang terdampak banjir di Kelurahan Tanah Garam dan Kelurahan Laing,” ujar dia.

Atas kejadian tersebut tim BPBD Kota Solok langsung terjun ke lokasi banjir untuk melakukan evakuasi ke warga dan mendistribusikan makanan untuk warga yang terdampak banjir dan longsor.

Fera mengatakan tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu, namun kerugian materi diperkirakan cukup banyak mengingat banjir juga merendam sejumlah area pertanian warga.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa akibat banjir yang melanda Kota Solok, namun dampak materi tentu cukup banyak karena banjir juga melanda area pertanian warga,” ujar dia.

Selain tim BPBD Kota Solok, juga ikut membantu eksekusi di lapangan yakni Damkar Kota Solok 15 orang, TNI 20 orang, personel Polres Solok Kota, WMI Kota Solok, PMI Kota Solok, dan insan kebencanaan lainnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan kebutuhan mendesak yang dibutuhkan saat ini berupa alat pembersih, matras, family kids, terpal, tenda keluarga, tenda pengungsi, selimut, dan peralatan rumah tangga.

Dia juga mengatakan ada daerah terdampak longsor dan pohon tumbang, yakni Kecamatan Tanjung Harapan dan Kecamatan Lubuk Sikarah.

Lebih lanjut, ia mengimbau dan memberikan peringatan dini kepada warga agar mulai pukul 22.00 WIB nanti tetap berhati-hati dan waspada karena mengingat cuaca yang tidak menentu.

“Kendati demikian BPBD Kota Solok bersama insan kebencanaan tetap melakukan evakuasi warga yang terdampak ke titik aman,” kata dia.

BPBD Kota Solok juga telah melakukan assessment terhadap warga yang terdampak serta menyalurkan bantuan logistik berupa makanan .
 

What do you think?

Written by Julliana Elora

Kapolri Janji usut tuntas tragedi Kanjuruhan mengakibatkan 125 orang meninggal dunia

Diduga Sabu Akan Diselundupkan ke Rutan, Digagalkan Polres Tanah Karo dan Rutan Kabanjahe