in

Cedera ligamen lutut, Jamal Murray diprediksi absen hingga akhir musim

Jakarta (ANTARA) – Bintang Denver Nuggets Jamal Murray mengalami cedera ligamen lutut dan diperkirakan absen hingga akhir musim ini, demikian dilaporkan tim NBA tersebut.

Dikutip dari AFP, Rabu, guard asal Kanada berusia 24 tahun itu terjatuh di lapangan setelah menyarangkan bola ke keranjang Golden State Warriors, Senin (12/4) lalu. Laga tersebut diakhiri dengan kemenangan Warriors 116-107 atas Nuggets.

Berdasarkan pernyataan dari Denver Nuggets, hasil pemindaian (scan) Murray menunjukkan adanya ligamen lutut anterior yang sobek, sehingga ia harus beristirahat hingga waktu yang tidak dapat ditentukan.

Baca juga: Curry lampaui rekor Chamberlain saat antar Warriors gebuk Nuggets

Sejumlah media di Amerika Serikat melaporkan Murray akan segera menjalani operasi. Setelah itu, ia akan absen sampai akhir musim ini.

Cedera itu juga menjadi pukulan bagi tim Olimpiade Kanada, karena Murray telah bertekad untuk tampil maksimal membela negaranya dalam ajang Olimpiade Tokyo tahun ini.

Saat Murray terjatuh Senin lalu, ia menolak menggunakan kursi roda dan memilih untuk berjalan tertatih-tatih keluar lapangan sambil ditopang oleh salah satu staf Nuggets.

Murray merupakan salah satu bintang Denver Nuggets musim ini, dengan membawa tim mencatatkan rekor 34-20, sehingga mereka berada di peringkat keempat di Wilayah Barat.

Dengan akuisisi Aaron Gordon dari Orlando Magic dan pemain MVP Nikola Jokic, Denver optimistis masuk ke babak playoff.

Namun, cedera yang dialami Murray kini menjadi pukulan kuat bagi Denver Nuggets dalam menjalani sisa musim ini.

Baca juga: Pelatih Denver Nuggets sanjung Jamal Murray dengan sebutan superstar
Baca juga: Jamal Murray cetak 50 poin saat Nuggets kalahkan Cavaliers
Baca juga: Murray dihadiahi kontrak maksimal oleh Nuggets

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

What do you think?

Written by Julliana Elora

“Mortal Kombat”, babak pertama setelah penantian 2 dekade

Ketua DPD RI minta panitia PON Papua antisipasi dua masalah non teknis