in

Dibunuh, Mayat Dibuang ke Jurang

Aparat kepolisian dan warga berhasil mengevaluasi jenazah korban yang dibuang pelaku pembunuhan di Jorong Labuah Sampik, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (15/11) pagi.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam jurang sedalam 10 meter di Jorong Labuah Sampik, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (15/11) pagi. Wajah korban dipenuhi luka dan tak bisa dikenali lagi.

Mayat laki-laki yang belum diketahui indentitasnya itu, merupakan korban pembunuhan dan sengaja dibuang pelaku ke dalam jurang di jalan raya negara Sumbar-Riau tersebut. Kapolres Limapuluh Kota AKBP Bagus S melalui Wakapolres Kompol Eridal, kemarin mengungkapkan, Polres Limapuluh Kota mendapat informasi dari Polda Sumatera Utara, jika ada korban pembunuhan yang telah dibuang pelaku di jurang di kawasan Labuah Sampik.

”Polda Sumut berhasil menangkap pelaku di kejahatan pencurian dengan kekerasan yang ditangkap di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Pelaku mengaku jika mayat korban dibuang di Limapuluh Kota,” jelas Kompol Eridal.

Penemuan mayat dengan luka di bagian wajah tidak bisa dikenali lagi, berjalan dramatis. Anggota Polres Limapuluh Kota menyisir jurang di Koto Alam. Puluhan anggota Polres dan Polsek Pangkalan sekitar tiga jam menyisiri lereng jurang Koto Alam, hingga berhasil menemukan sosok mayat.

”Selama lebih kurang 3 jam melakukan penyisiran ke sisi jurang dibantu masyarakat setempat, sekitar satu kilometer dari kafe Bandrek House, anggota Polres Limapuluh Kota berhasil menemukan mayat tersebut di dalam jurang sedalam sekitar 10 meter,” ungkap Kompol Eridal.

Setelah mayat korban pembunuhan itu ditemukan, anggota Polres Limapuluh Kota berhasil mengevakuasi mayat tersebut dengan ditarik dengan tali tambang. Meski sempat beberapa kali kali gagal karena tali tambang putus, evakuasi berjalan hampir tiga jam itu berhasil dilakukan. Petugas dibantu masyarakat berhasil mengangkat mayat korban dengan menggunakan tali.

Mayat sudah mengeluarkan bau busuk. Usai evakuasi, mayat dibawa menuju RS Dr Adnan WD Payakumbuh. Dari hasil visum tim medis, terdapat luka bekas hantaman benda tumpul di bagian kepala korban. Selain itu juga terdapat memar yang diduga bekas cekikan di leher korban.

Sementara wajah korban tidak lagi dapat dikenali. Korban yang diperkirakan berusia sekitar 35 tahun tersebut menggunakan celana pendek katun bergaris, baju kaos kerah. Hingga kini, jasad korban masih disimpan di kamar jenazah. Pihak kepolisian masih menunggu kedatangan pihak keluarga untuk mengenali korban.

”Belum bisa disimpulkan, apakah korban dibunuh dengan senjata tajam atau dengan benda keras lain. Yang yang jelas, sampai saat ini mayat laki-laki korban pembunuhan itu masih dalam pemeriksaan intensif pihak penyidik,” pungkas Kompol Eridal. (us)

What do you think?

Written by virgo

Tips Foto Yang Bagus

Soal Pekerja Proyek, Manajemen RS Syafira Kompak Tutup Mulut