in

Huawei bertekad pimpin pengembangan “Intelligent World”

Shenzhen, China (ANTARA News) – Perusahaan penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT), Huawei Technologies Ltd, bertekad untuk memimpin laju menuju kondisi yang disebut Rotating CEO Huawei, Eric Xu, sebagai Intelligent World.
Intelligent World disebut Xu ditandai dengan ketersambungan seluruh aktivitas bisnis dan yang menyertainya terhadap layanan komputasi awan alias cloud.
“Kita saat ini tengah melangkah menuju Intelligent World, dan kami di Huawei ingin menempatkan diri sebagai pionir dari laju ini,” kata Xu dalam paparannya membuka Huawei Analyst Summit 2017 di Shenzhen, China, Selasa.
Lebih lanjut, Xu mengungkapkan Intelligent World bukanlah konsep yang baru, melainkan sudah dirintis sejak setidaknya 22 tahun lalu.
Xu menuturkan pada 1995 silam, Siemens memulai keterhubungan antar-mesin (M2M) yang dilanjutkan dengan kehadiran jaringan layanan video berbasis IPTV yang dimulai pada tahun 1999 di Inggris.
Kemudian pada 2001, DoCoMo di Jepang memulai layanan video di perangkat mobile pertama dan Amazon menjadi pionir layanan berbasis cloud pertama 2006.
Keempatnya menjadi titik-titik perkembangan menuju Intelligent World, kata Xu.
Untuk mencapai ambisi menjadi pionir menuju keberwujudan Intelligent World, Huawei memiliki sedikitnya tiga strategi, yakni membangun infrastruktur keterhubungan, memperbesar jaringan data dan mendorong digitalisasi.
Dengan membangun lebih banyak infrastruktur keterhubungan, Huawei berkeinginan untuk menghubungkan orang-orang yang selama ini belum tersentuh keterhubungan dan menghadirkan pengalaman keterhubungan yang lebih baik, dalam bentuk bandwith yang lebih banyak atau semacamnya.
Kemudian dengan memperbesar jaringan data, Huawei ingin mengembangkan serapan video yang lebih menopang aktivitas sehari-hari maupun pekerjaan, mengingat video belakangan telah menjadi basis utama dalam pengambilan banyak keputusan.
Sedangkan untuk mendorong digitasilisasi, Huawei berusaha menghadirkan infrastruktur ICT yang seluruhnya berbasis cloud sehingga memungkinkan semua organisasi bergerak menuju digitalisasi.

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

What do you think?

Written by virgo

Pemain-pemain Arsenal pengecut, kata Jamie Carragher

YouTube tolak terorisme