in

IHSG Bergerak Tertekan

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak tertekan, karena pergerakan secara teknikal kembali mematahkan resistance upper bollinger bands dan mencetak level tertinggi baru. Indikator stochastic menguat memasuki area jenuh beli, dengan indikasi dead-cross menekan diperdagangan oleh momentum pergerakan pada RSI k jenuh terkonsolidasi.

“Diperkirakan IHSG akan bergerak tertekan kembali menguji support MA5 dengan rentan 6.090-6.150 pada perdagangan Selasa (19/12),” kata analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi dalam risetnya, Senin (18/12). Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya BWPT, LSIP, INKP, ACES, dan ADHI. Pada perdagangan Senin, IHSG ditutup menguat 14,54 poin atau 0,24 persen ke level tertinggi 6.133,96 setelah dibuka dan selama perdagangan berada pada zona negatif.

Penguatan terjadi diakhir sesi perdagangan dengan naiknya saham produsen rokok yang memiliki bobot besar seperti GGRM dan HSMP yang menguat menjelang akhir sesi perdagangan. Sedangkan sektor aneka industri turun dengan saham ASII emimpin pelemahan pasca turunnya pertumbuhan penjualan mobil. Investor asing tercatat net sell 210,39 miliar rupiah dengan saham ASII terjual investor asing sebanyak 104,19 miliar rupiah.

yni/AR-2

What do you think?

Written by Julliana Elora

BERITAPAGI – Selasa, 19 Desember 2017

“Kami Akan Lakukan Razia Rutin”