in

Judi dan Narkoba Marak di Aceh Tenggara

Jumat, 7 Juli 2017 15:47 WIB

KUTACANE – Kepala desa di Lawe Alas, tokoh masyarakat, dan warga Tanoh Alas, mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Aceh Tenggara, Rabu (5/7). Mereka melaporkan dugaan maraknya narkoba dan perjudian di daerah itu, serta aksi pencurian yang merajela.

Kapolres Agara, AKBP Gugun Hardi Gunawan mengatakan, delegasi masyarakat yang datang tersebut yakni Camat Lawe Alas, kepala desa, tokoh masyarakat, beserta Dewan Lawe Alas dan Tanoh Alas. Mereka yakin, gara-gara maraknya kasus tersebut, kian sering terjadi tindak pidana pencurian di daerah mereka.

“Kita merespon permintaan warga. kami juga telah menugaskan personel ke daerah tersebut,” ujar Gugun, kepada Prohaba, didampingi Kasat Narkoba, Iptu Delyan Putra.

Camat Lawe Alas, Hayadun, mengatakan warga yang memanen jagung biasanya mencapai lima ton per hektarnya. Kini jadi dua ton akibat digondol maling. Aksi pencurian ini sangat meresahkan masyarakat di daerahnya.

Menurut Camat Lawe Alas, personel polisi Polres Agara sudah mulai diturunkan di daerah mereka. Mungkin, mereka sedang mengintai pencuri, penjudi, dan penyalahgunaan narkoba.(as)

What do you think?

Written by virgo

Pemilik Narkoba Bersembunyi di Bawah Boat

Kapolda Sumsel: tidak takut teror dan ancaman