in

Laba PT BPR Batang Palangki Tumbuh 19,33%, NPL-nya 0,66%

PT BPR Batang Palangki kembali menghasilkan kinerja bagus tahun 2022. Secara nominal seluruh indikator usaha bertumbuh secara year on year. Total asset tercapai Rp17,41 Miliar, realisasi kredit tercatat sebanyak Rp8,08 Miliar, Dana Pihak Ketiga terhimpun sebanyak Rp11,45 Miliar dan laba bersih usaha naik dari Rp388 Juta menjadi Rp463 Juta tahun 2022 atau bertumbuh 19,33 persen secara year on year.

Laporan –Two Efly, Palangki

Manajemen PT BPR Batang Palangki kembali menemukan momentum untuk menghasilkan lompatan kinerja. Walau asset tidak bertumbuh double digit namun kualitas aktiva produktif terpantau kian membaik sehingga berdampak positif pada besaran laba. Sementara itu kualitas kredit juga terlihat jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, termasuk ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO).

“Alhamdulillah tahun 2022 PT BPR Batang Palangki masih mampu menghasilkan pertumbuhan usaha. Mulai dari pertumbuhan asset hingga pertumbuhan laba. Total asset sampai akhir tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 17,41 Miliar, realisasi Kredit tercatat sebanyak Rp 8,08 Miliar, Dana Pihak Ketiga (DPK) terhimpun sebanyak Rp 11,45 Miliar. Sementara Kualitas Aktiva Produktifpun (KAP) kian membaik seiring pencapaian ratio NPL (Non Perfomance Loan) sebesar 0,66 persen, ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO) tercapai 80,60 persen. Rentetan kinerja bagus inilah yang berdampak positif pada besaran laba. Laba bersih usaha berhasil ditingkat dari Rp 388 Juta ditahun 2021 naik menjadi Rp 463 Juta ditahun 2022 atau bertumbuh 19,33 persen secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPR Batang Palangki Eliza Jumnalistra dan Direktur Seftina Adrian kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Eliza, berhasilnya manajemen PT BPR Batang Palangki menaikkan kuatitas usaha dan memperbaiki Kualitas Aktiva Produktif tak terlepas dari berjalan sesuai rencananya operasional BPR Batang Palangki tahun 2022. Sejumlah langkah strategis yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank tahun 2022 dapat dijalankan dengan baik. Hasilnya, asset meningkat, Kredit bertumbuh, Dana Pihak Ketiga bertambah, ratio NPL menurun, ratio BOPO mengecil dan realisasi laba meningkat.

Asset, Dana dan Beban

Dikutip dari Laporan keuangan publikasi tahun buku 2022 terpantau total asset PT BPR Batang Palangki hingga akhir tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 17,41 Miliar. Realisasi Asset ini bertumbuh 7,77 persen jika dibandingkan dengan realisasi asset tahun 2021 yang lalu.

Berhasilnya manajemen meningkatkan total asset ditahun 2022 tak terlepas dari kian membaiknya fungsi tresurry dan distribusi kredit. Buktinya, sampai akhir tahun 2022 tercatat total Dana Pihak Ketiga yang mampu dihimpun sebanyak Rp 11,45 Miliar atau tumbuh 6,31 persen secara year on year.

Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama sama menghasilkan pertumbuhan usaha. Total dana tabungan yang mampu dihimpun sampai akhir tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 9,52 Miliar atau tumbuh sebesar 8,06 persen dibandingkan dana tabungan tahun 2021 yang lalu. Sementara itu total deposito sepanjang tahun 2022 terhimpun sebanyak Rp 1,93 Miliar.

“Untuk dana, kita memang lebih memaksimalkan dana tabungan. Dari Rp 11,45 Miliar total Dana Pihak Ketiga yang dihimpun PT BPR Batang Palangki, maka 83,14 persen bersumber dari dana tabungan. Langkah ini kita ambil sebagai upaya menjaga beban bunga (cost of fund-red), ucap Eliza.

Bertumbuhnya dana tentulah berbanding lurus dengan bertumbuhnya beban bunga. Namun, apa yang terjadi pada PT BPR Batang palangki ditahun 2022 tidak demikian adanya. Dananya bertumbuh sementara beban bunganya mengalami penurunan. Beban bunga kontraktual yang musti dibayarkan PT BPR Batang Palangki tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 309 juta. Realisasi beban bunga ini menurun -14,88 persen dibandingkan beban bunga tahun 2021 yang lalu.

Kredit dan Pendapatan

Walau tak sebesar pertumbuhan asset dan tresurry, realisasi kredit PT BPR Batang Palangki tahun 2022 juga menghasilkan pertumbuhan usaha. Hingga akhir tahun 2022 tercatat total kredit yang mampu disalurkan sebanyak Rp 8.08 Miliar. Realisasi kredit ini masih bertumbuh dibandingkan realisiasi kredit tahun 2021 yang lalu.

Bertumbuhnya kredit tentulah liner dengan pertumbuhan pendapatan terutama pendapatan bunga. Hingga akhir tahun 2022 tercatat pendapatan bunga yang mampu dibukukan sebanyak Rp 2,33 Miliar sedangkan pendapatan lainnya tercatat sebanyak Rp 53 juta. “Akumulasi pendapatan operasional kita ditahun 2022 tercatat sebanyak Rp 2,38 Miliar atau bertumbuh 4,39 persen secara year on year”, ucap Eliza.

NPL, BOPO dan Laba

Jika tadi kita bicara kuantitas, maka Kualitas Aktiva Produktif (KAP) PT BPR Batang Palangki juga tak kalah bagus. Buktinya, kualitas kreditnya terbilang sangat bagus, ratio Biayanya juga terbilang kecil.

Hingga akhir tahun 2022 ratio Kredit bermasalah (Non Perfomance Loan) berhasil ditekan hingga 0,66 persen. Artinya, dari Rp 8,08 Miliar kredit yang disalurkan maka 99, 34 persen berada dalam status sehat dan lancar.

Begitu juga dengan ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO) yang berhasil digencet hingga turun menjadi 80,60 persen. Artinya, dari Rp 2,38 Miliar pendapatn operasional hanya 80,60 persen yang menjadi biaya sedangkan 19,66 persen berhasil dibukukan menjadi Laba.

“Asset yang bertumbuh, kredit yang meningkat, NPL yang mengecil serta ratio BOPO yang menurun inilah bermuara pada peningkatan laba. Laba bersih usaha yang berhasil dibukukan tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 463 Juta atau bertumbuh sebesar 19,66 persen secara year on year”, ujar Eliza.

Dari data yang dimiliki Harian Pagi Padang Ekspres, PT BPR Batang Palangki merupakan salah satu BPR yang berkinerja bagus diwilayah operasional Kabupaten Sijunjung. BPR yang berkantor pusat di jalan lintas Sumatera ini sepanjang tahun terlihat selalu mampu menghasilkan pertumbuhan usaha dan konsisten mempertahankan kualitas usahanya.

“Terima kasih atas dukungan, terima kasih tas kerja keras team work. Semoga ditahun 2023 ini PT BPR Batang palangki bisa tumbuh lebih baik lagi. Untuk itu kami tetap membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder,” tukas Eliza. (***)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Meriah, Intip Yuk Sponsor Jalan Sehat HUT ke-113 Semen Padang

Rangkaian Kegiatan Temu Alumni Farmasi Unand, Dimulai