in

Masih Banyak Pengendara Langgar Aturan

TAATI ATURAN: Personel Satlantas Polres Sijunjung
memasangkan tali pengaman helm seorang pengendara
beberapa waktu lalu.(IST)

Untuk menekan pelanggaran lalu lintas, personel Satlantas Polres Sijunjung gelar patroli diikuti sosialisasi di sejumlah titik rawan kecelakaan. Sejauh ini ternyata masih banyak pengendara roda dua (sepeda motor) tidak memasangkan klik helm saat berkedara, padahal ini penting untuk keselamatan.

Kegiatan ini juga meminimalisir aksi balapan liar oleh kalangan remaja pada ruas-ruas jalan kecamatan dan nagari. Aksi menyimpang ini cukup meresahkan lingkungan, plus dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Kasatlantas Polres Sijunjung, AKP Zamrinaldi , Selasa (1/11), mengungkapkan berbagai upaya terus dilakukan guna menciptakan situasi yang kondusif di jalan raya. Salah-satunya yakni dengan menggelar patroli rutin di sejumlah jalur strategis dan titik rawan, serta pengaman arus saat jam sibuk di depan gedung sekolah, perkantoran-perkantoran pemerintah dan swasta.

Dalam giat rutin tersebut petugas pun menghentikan laju kendaraan sejumlah pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran kasat mata, seperti halnya tidak pakai helm, berbonceng lebih dua orang. Berikut kendaraan berknalpot brong (racing), tidak pakai plat nomor polisi, dan lain sebagainya.

Diikuti pemberian edukasi agar ke depannya tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama. Serta dapat melengkapi alat-kelengkapan kendaraan sesuai peaturan perundang-undangan berlaku. ”Tindakan prefentif terus dilakukan pada kalangan pengendara yang melintas.

Mulai kalangan pelajar, pegawai, hingga umum. Namun terhadap pelanggaran kasat mata yang berulang, diberikan sanksi tegas berupa surat tilang,” jelas Zamtinaldi pula.

Selain giat, jajaran Satlantas juga terus melakukan sosialisasi diberbagai titik, diikuti pemasangan spanduk imbauan tertib lalin untuk keselamatan. Kemudian mendatangi sejumlah pangkalan ojek agar para tukang ojek tetap konsisten dan patuh terhadap aturan lalu lintas.

Dengan terus bergerak, bersosialisasi, diharapkan tingkat kesadaran para pengguna jalan dapat menjadi meningkat. Dimana kecelakaan lalu lintas umumnya berawal dari kasus pelanggaran.

Khusus penggunaan helm bagi pengendara motor, seyogyanya bertujuan untuk keselamatan diri bagi pengendara itu sendiri. Dengan memakai helm, setidaknya risiko benturan langsung pada kepala dapat terhindarkan bila sewaktu-waktu kecelakaan di jalan raya.

Tak kalah pentingnya, penggunaan helm oleh pengendara sepeda motor harus terpasang sempurna bersama klik tali pengamanannya. Sebab jika klik tali pengaman tidak dipasang, pada sewaktu-waktu helm bisa terlepas. “Memang terkesan sepele, tapi klik helm itu sangat berguna bagi keselamatan,” tegasnya.

Begitu pun pemakaian sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil, bertujuan untuk keselamatan. Jangan kepatuhan saat melintas di jalan raya diikuti hanya lantaran takut akan ditilang polisi.

Melainkan harus ditanamkan penuh kesadaran, bukan keterpaksaan. Dalam giat rutin yang digelar akhir-akhir ini tercatat belasan kendaraan dikenai sanksi tilang. Berikut menindak tegas pelaku balapan liar di sejumlah tempat.  (atn)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Walnag Diminta Sinergi Bangun Daerah

Pemko Solok Lakukan Audit Kasus Stunting